INHIL – Pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) yang berada di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami kebocoran hebat disertai ledakan dan semburan api, Jumat (1/1/2026) sore.
Insiden tersebut membuat warga sekitar panik. Pasalnya, sebelum api menyembur tinggi ke udara, terdengar suara ledakan keras yang mengagetkan masyarakat. Api bahkan dilaporkan menjulang hingga sekitar 15 meter dari titik kebocoran pipa gas.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, SH, SIK, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan lokasi pipa gas memang relatif dekat dengan aktivitas warga, sehingga sempat memicu kepanikan.

“Lokasi kejadian yang relatif dekat dengan aktivitas warga sempat memicu kepanikan masyarakat,” ujar AKBP Farouk Oktora, Sabtu (3/1/2026).
Meski demikian, Kapolres memastikan jarak antara pipa gas dengan permukiman warga sekitar ±500 meter, sehingga potensi dampak langsung terhadap rumah warga dapat diminimalisir. Namun, demi keselamatan, masyarakat tetap diminta untuk waspada dan menghentikan sementara aktivitas melintas di jalur tersebut.
Kepanikan warga diketahui bermula sekitar pukul 16.00 WIB, diawali suara ledakan keras, lalu beberapa saat kemudian api menyembur dari pipa gas yang bocor.
Merespons kejadian itu, Polsek Kemuning bersama unsur terkait langsung melakukan sterilisasi lokasi. Petugas mengimbau pengguna jalan dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya untuk berhenti sementara dan tidak melintas di area terdampak.
Menurut keterangan petugas di lapangan, proses penutupan dan penyekatan aliran gas telah dilakukan. Namun, upaya tersebut diperkirakan membutuhkan waktu minimal tiga jam hingga api benar-benar dapat dipadamkan.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis serta pemutusan alur pipa,” jelas Kapolres.
Selain itu, aparat kepolisian turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur, bahkan menyiapkan penutupan sementara dari arah Pekanbaru dan Jambi apabila kondisi dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kapolres menambahkan, hingga saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, meskipun hujan lebat sempat mengguyur wilayah tersebut dan api masih terlihat menyala dari kejauhan.
“Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















