PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau resmi memiliki Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) baru. Jabatan strategis tersebut kini diemban oleh Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, perwira tinggi Polri yang dikenal luas publik sebagai sosok tegas dalam memberantas premanisme dan kejahatan terorganisasi.
Nama Brigjen Hengki bukan sosok asing di dunia penegakan hukum. Lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 16 Oktober 1974, ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 yang menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di bidang reserse dan penindakan kejahatan berat.

Sebelum dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Hengki bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri. Penugasan ini menjadi bukti kepercayaan pimpinan Polri terhadap kapasitas dan integritasnya dalam menangani perkara-perkara strategis berskala nasional.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Reserse
Karier Brigjen Hengki Haryadi dikenal sarat dengan penugasan penting, khususnya di wilayah hukum Ibu Kota. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dalam berbagai penugasan tersebut, Brigjen Hengki kerap tampil di garis depan memimpin langsung operasi-operasi besar. Ia dikenal tegas terhadap kelompok premanisme, jaringan mafia tanah, hingga sindikat kejahatan terorganisasi dan narkotika.
Salah satu kasus yang menyita perhatian publik adalah keberhasilannya mengungkap jaringan mafia tanah yang melibatkan oknum di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selain itu, ia juga memimpin langsung penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, dalam sebuah operasi besar yang mendapat sorotan nasional.
Dijuluki “Pembasmi Preman”
Julukan “pembasmi preman” melekat pada diri Brigjen Hengki bukan tanpa alasan. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menegaskan prinsipnya bahwa negara tidak boleh kalah oleh premanisme dan segala bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
Pendekatan penegakan hukum yang tegas namun terukur membuatnya dikenal sebagai perwira yang tidak ragu mengambil langkah keras terhadap kelompok-kelompok kriminal, namun tetap mengedepankan profesionalisme dan prosedur hukum.
Harapan Baru di Polda Riau
Dengan pengangkatan Brigjen Hengki Haryadi sebagai Wakapolda Riau, diharapkan hadir energi baru dalam memperkuat soliditas internal kepolisian serta meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat Bumi Lancang Kuning.
Pengalaman panjangnya di bidang reserse dan penanganan kejahatan besar dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di Riau, termasuk kejahatan terorganisasi, narkotika, hingga gangguan kamtibmas lainnya.
Kehadiran Brigjen Hengki juga diharapkan mampu mendorong penegakan hukum yang tegas, profesional, dan berkeadilan, sejalan dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















