RIAU – Media Iran pada Minggu mengumumkan kabar duka terkait wafatnya Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei. disebutkan bahwa Khamenei gugur setelah mengalami serangan rezim Zionis dan Amerika Serikat pada Sabtu pagi,Minggu (1/03/2026).

Informasi tersebut pertama kali disebarluaskan oleh media Resmi Semi Pemerintah Iran Tasnim News Agency, yang menyebut kematian pemimpin tertinggi Iran itu sebagai “kemartiran” dalam konflik yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah.
Serangan Balasan Iran
Dalam pernyataan lanjutan, Angkatan Bersenjata Iran disebut telah merespons agresi tersebut dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak berskala besar.
Target serangan disebut meliputi wilayah yang diduduki Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Namun ketegangan di kawasan Timur Tengah dilaporkan meningkat tajam setelah kabar ini beredar luas.
Sosok Ali Khamenei
Ayatollah Ali Khamenei dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Di bawah kepemimpinannya, Iran memainkan peran besar dalam dinamika politik Timur Tengah, termasuk dalam konflik regional, isu nuklir, dan hubungan dengan negara Barat.
Khamenei juga dikenal sebagai tokoh sentral dalam sistem politik Iran, dengan pengaruh besar terhadap kebijakan militer, luar negeri, dan ideologi negara.
Hingga kini, informasi mengenai kematian Khamenei masih bergantung pada pernyataan media resmi Iran dan Belum ada pernyataan Resmi dari Presiden Iran
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















