DURI – Warga Provinsi Riau berkesempatan menyaksikan fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026.
Peristiwa yang dikenal sebagai “Blood Moon” ini dapat diamati dari seluruh wilayah Riau tanpa perlu alat bantu khusus, Minggu (1/03/2026).
Berdasarkan data Almanak 2026 yang dirilis BMKG, puncak gerhana bulan total diperkirakan terjadi pada pukul 18.34.52 WIB. Pada fase totalitas, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga pekat selama hampir 58 menit.
Sementara keseluruhan proses gerhana, sejak fase awal hingga berakhir, berlangsung lebih dari tiga jam.
Fenomena “Blood Moon” terjadi ketika Bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti atau umbra Bumi. Cahaya Matahari yang seharusnya langsung mengenai permukaan Bulan terhalang oleh Bumi, namun sebagian cahaya tetap mencapai Bulan setelah dibiaskan oleh atmosfer Bumi. Proses pembiasan tersebut membuat Bulan tampak berwarna merah dari Bumi.

Gerhana bulan total aman dilihat langsung dengan mata telanjang karena tidak memancarkan radiasi berbahaya seperti gerhana matahari.
Namun, pengamatan akan lebih jelas jika dilakukan di lokasi dengan pemandangan terbuka ke arah cakrawala timur saat Bulan mulai terbit dan minim polusi cahaya. Menggunakan teropong atau teleskop juga dapat membantu melihat detail permukaan Bulan dengan lebih jelas.
Masyarakat Riau diimbau memantau prakiraan cuaca sebelum melakukan pengamatan, karena kondisi langit cerah tanpa awan menjadi faktor penting agar fenomena dapat terlihat maksimal.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan momen ini sebagai sarana edukasi astronomi bagi pelajar dan keluarga.
Selain menjadi fenomena astronomi menarik, gerhana bulan total kali ini juga bertepatan dengan pertengahan bulan Ramadan 1447 Hijriah. Bagi umat Islam, peristiwa tersebut dapat dimaknai sebagai momentum ibadah dengan melaksanakan salat gerhana atau salat khusuf.
Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 diperkirakan menjadi salah satu peristiwa langit paling dinantikan masyarakat Riau tahun ini. Warga diharapkan tidak melewatkan kesempatan menyaksikan keindahan langit malam yang langka tersebut bersama keluarga dan komunitas.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















