DURI – Galian kabel fiber optik yang diduga milik Telkom di Jalan Sudirman, Kecamatan Mandau,Kabupaten Bengkalis mulai dari Masjid Jami hingga arah Mancy, menjadi sorotan Masyarakat setelah kondisi jalan yang sebelumnya mulus Tidak mengalami kerusakan kini dipenuhi lubang dan mengalami amblas.
Kerusakan tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan keluhan warga kepada KabarDuri.net, bekas galian yang berada di badan jalan diduga tidak diperbaiki secara maksimal. Akibatnya, permukaan jalan menjadi tidak rata, berlubang, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Salah seorang warga mengatakan kepada KabarDuri.net bahwa masyarakat sebenarnya hanya menginginkan bekas galian tersebut ditambal dan dikembalikan seperti kondisi semula.

“Iya, Bang. Kami menginginkan ditambal seperti semula. Tapi, nambalnya asal-asalan. Kena hujan, berlubang lagi,” kesal warga, Minggu (18/10/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya melalui grup WhatsApp (WAG). Warga tersebut mengaku pernah terjatuh akibat lubang di jalan yang diduga berkaitan dengan bekas galian kabel fiber optik tersebut.
“Memang iya, Bang. Saya sudah sempat jatuh gara-gara lubang itu,” ungkapnya kepada KabarDuri.net melalui WAG.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat Jalan Sudirman merupakan salah satu ruas yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Lubang dan permukaan jalan yang amblas dapat meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya ketika hujan turun dan lubang sulit terlihat oleh pengendara.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar menambal lubang untuk sementara.
Perbaikan diharapkan menggunakan metode dan material yang memadai agar kondisi jalan kembali aman dan tidak rusak berulang kali setelah diguyur hujan.
Selain itu, pihak terkait diharapkan melakukan pengecekan terhadap kondisi bekas galian di sepanjang ruas tersebut serta memastikan pekerjaan pemulihan jalan dilaksanakan sesuai standar keselamatan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












