DURI – Kabar duka datang di peringatan Hari Gajah Sedunia 2025. Seekor bayi gajah Sumatera bernama Yuni meninggal dunia di Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga, Kecamatan Tualang Muandau,bupaten Bengkalis, Riau, pada Senin (11/08/2025) pukul 05.00 WIB.
Kematian anak gajah ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan satwa langka di Indonesia.

Kisah Yuni dimulai pada Minggu (10/3/2025) di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau. Bayi gajah Sumatera ini ditemukan sendirian di perkebunan sawit dekat permukiman warga.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, mengatakan Yuni diduga terpisah dari induk atau kelompoknya. Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) langsung mengevakuasinya dan mencoba mempertemukan kembali dengan induknya, namun gagal, Selasa (12
Awalnya Yuni dibawa ke PLG Minas untuk perawatan intensif. Tim medis memberinya susu formula, tetapi ia menolak. Upaya memperkenalkannya kepada induk gajah lain juga tidak berhasil.
Demi peluang lebih baik, Yuni dipindahkan ke PLG Sebanga Bengkalis dengan harapan bisa diadopsi induk gajah yang baru melahirkan. Namun, ia kembali ditolak. Akhirnya Yuni ditempatkan di kandang khusus di bawah pengawasan satu dokter hewan dan tiga mahout (pawang gajah).
Hasil nekropsi awal menunjukkan peradangan pada lambung dan usus. Dugaan infeksi Elephant Endotheliotropic Herpes Virus (EEHV) terbantahkan setelah hasil laboratorium negatif.
Pemeriksaan histopatologi di Institut Pertanian Bogor mengungkap tiga penyebab utama kematian Yuni , Pneumonia disertai perdarahan paru-paru yang memicu gagal napas, Gastroenteritis yang menyebabkan dehidrasi, malnutrisi, dan syok hipovolemik, Stres berat akibat terpisah dari induk dan kelompok, yang melemahkan daya tahan tubuhnya.
Supartono menegaskan, BBKSDA Riau akan memperketat pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian nutrisi tepat, dan perawatan intensif bagi gajah Sumatera yang terlantar.
Kematian Yuni menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat perlindungan satwa liar.
“Kami berkomitmen mencegah kematian anak gajah dengan pengawasan ketat dan nutrisi memadai,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















