DURI – Bursa pencalonan Panglima Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis mulai menghangat. Nama Munawar Rosidi mencuat setelah mendapat dukungan dari perwakilan Tameng Adat empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau.
Dukungan terhadap Munawar Rosidi tersebut mengemuka setelah perwakilan Tameng Adat dari empat kecamatan menggelar rapat gabungan pada Senin malam (12/10/2026).
Dalam pertemuan itu, para perwakilan menyatakan sikap bersama mendukung Munawar Rosidi maju sebagai calon Panglima Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.
Keseriusan dukungan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyerahan surat dukungan kepada Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri Syaukani Al Karim, pada Rabu (14/10/2026).
Langkah tersebut menjadi sinyal menguatnya aspirasi dari empat kecamatan yang menginginkan Munawar Rosidi maju dalam proses pencalonan kepemimpinan Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.

Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, Handana, menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Munawar Rosidi. Sikap serupa juga disampaikan Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Bathin Solapan, Depi Rusdianto.
Dukungan juga datang dari perwakilan Tameng Adat Kecamatan Pinggir, Faisal Amri, serta perwakilan Tameng Adat Kecamatan Talang Muandau, Al Mubi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Handana hadir bersama Timbalan I Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, Suryanto Anto.
Perwakilan dari Bathin Solapan juga turut mengikuti agenda silaturahmi sekaligus penyerahan surat dukungan kepada pimpinan LAMR Kabupaten Bengkalis.
Konsolidasi empat kecamatan tersebut memperlihatkan adanya kesamaan aspirasi untuk mendorong Munawar Rosidi maju sebagai salah satu calon Panglima Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.
Meski dukungan mulai menguat, aspirasi yang disampaikan para perwakilan Tameng Adat tersebut belum menjadi keputusan final terkait penetapan Panglima Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.
Proses pencalonan hingga penetapan kepemimpinan tetap harus mengikuti mekanisme serta ketentuan organisasi yang berlaku.
Selain membahas dukungan terhadap Munawar Rosidi, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan antarpengurus Tameng Adat dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Tameng Adat dalam menjaga marwah adat, melestarikan budaya Melayu, serta mempertahankan nilai-nilai adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.
Munculnya dukungan dari empat kecamatan ini sekaligus menambah dinamika dalam proses pencalonan Panglima Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.
Dengan telah disampaikannya surat dukungan kepada Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, langkah selanjutnya akan bergantung pada tahapan dan keputusan organisasi.
Sementara itu, dukungan dari Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau menjadi salah satu perkembangan penting dalam bursa pencalonan Panglima Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.
Keputusan akhir mengenai sosok yang akan memimpin Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis tetap berada pada mekanisme resmi organisasi yang berlaku.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












