ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN
    • E KORAN KABARDURI
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam

by PUTRI ANDY
3 Desember 2025
in Nasional, Sumbar
Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA
0
SHARES
213
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

RIAU – Fathan Seorang Bayi berusia Tiga Bulan menjadi satu-satunya korban yang selamat dari ganasnya banjir bandang atau galodo yang menerjang Desa Selaras Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis petang (27/11/2025).

Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauz
Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauz

Bayi bernama Fathan itu ditemukan dalam kondisi hidup di tengah puing-puing kehancuran, sementara seluruh anggota keluarganya dinyatakan meninggal dunia terseret derasnya arus air bah.

BacaJuga

Polres Bengkalis Gagalkan 16,3 Kg Sabu dan 40 Ribu Ekstasi, Dua Kurir Dibekuk

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbat dan Jadwal Cuti Bersama

Sidang Isbat Digelar 19 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Awal

Tragedi Keluarga yang Terenggut Arus

Keluarga kecil Fathan tinggal di tepi Sungai Selaras, salah satu dari lima hingga enam rumah yang berjejer di pinggiran sungai, dekat jembatan penghubung desa. Saat air bah datang, rumah mereka habis tersapu. Bayi malang ini tinggal bersama ibu, ayah, nenek, om, tante, dan kakaknya, total tujuh orang.

Tragisnya, Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauzi, mengonfirmasi bahwa seluruh anggota keluarga Fathan, selain dirinya sendiri, tidak ada yang selamat.

Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA
Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA

“Malam setelah banjir bandang, saat evakuasi darurat berlangsung di tengah kegelapan dan sisa-sisa reruntuhan, Fathan ditemukan dalam kondisi yang benar-benar ajaib, tersangkut di sebuah pohon yang kokoh berdiri,” kata Fauzi, Rabu 3 Desember 2025.

Penemuan bayi sekecil itu di lokasi yang telah menelan semua anggota keluarganya menjadi momen yang sangat mengharukan dan memberi secercah harapan di tengah keputusasaan. ‘Bayi Titipan Tuhan’, begitulah ia dijuluki, karena keberhasilannya lolos dari maut yang menyergap.

Duka Menyusul di Rumah Sakit

Keajaiban Fathan tak lantas menghentikan rentetan duka. Ayahnya sempat dilarikan ke RSUD Lubuk Basung, namun nyawanya tak tertolong dan menghembuskan napas terakhir pada Jumat (28/11/2025).

ADVERTISEMENT

Nasib serupa dialami pamannya, yang juga sempat dibawa ke rumah sakit bersamaan dengan Fathan. Namun, ia pun tak tertolong. Kehilangan beruntun ini semakin menegaskan betapa dahsyatnya bencana yang melanda, meninggalkan Fathan sebagai yatim piatu tunggal yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok-sosok terkasihnya.

Wali Nagari Fauzi menjelaskan bahwa keputusan warga untuk tinggal di tepi sungai didasari oleh keyakinan turun-temurun. Berdasarkan kisah nenek moyang dan bahkan dalam Tambo (cerita turun-temurun), tidak pernah tercatat air sungai meluap hingga sebesar ini.

Bencana kali ini mematahkan semua preseden historis, menunjukkan perubahan iklim ekstrem dan potensi ancaman yang kini jauh melampaui apa yang pernah dibayangkan oleh para pendahulu, membuat warga yang “biasa saja tinggal di pinggir sungai” kini harus membayar mahal.

Kehidupan Baru di Tengah Keterasingan

Saat ini, Fathan berada dalam perawatan, menjadi tumpuan kasih sayang bagi warga yang selamat. Kisahnya bukan hanya tentang kesedihan, tetapi juga tentang keteguhan jiwa. Ia adalah pengingat hidup akan segala yang telah hilang, dan pada saat yang sama, janji akan masa depan yang harus terus diperjuangkan.

Komunitas Desa Selaras Aia Timur kini mengemban tugas kolektif untuk memastikan Fathan mendapatkan kehidupan yang layak, menggantikan keluarga yang telah direnggut oleh air bah.

Di samping kisah Fathan, realitas pahit di lapangan masih terus bergulir. Wali Nagari mengungkapkan bahwa hingga saat ini, masih banyak warganya yang belum ditemukan.
“Laporan dari masyarakat menunjukkan masih ada korban lain yang tertimbun longsoran dan lumpur,” jelas Fauzi.

Sayangnya, proses evakuasi terhambat oleh keterbatasan alat berat. Alat yang ada saat ini dianggap belum cukup untuk melakukan pencarian dan penggalian secara maksimal di area bencana yang luas dan sulit dijangkau.
Keterbatasan alat berat ini menjadi fokus utama harapan Wali Nagari. Ia secara terbuka menyatakan harapannya agar ada bantuan tambahan alat berat dari pihak terkait.

Seruan ini adalah panggilan darurat bagi solidaritas nasional, bukan hanya untuk mempercepat penemuan jasad warga yang belum ditemukan, tetapi juga untuk membantu membersihkan dan merekonstruksi desa yang kini tinggal puing-puing. Bantuan ini sangat krusial untuk menggerakkan kembali roda kehidupan pasca-bencana.

Peristiwa galodo di Selaras Aia Timur memberikan pelajaran yang sangat berharga mengenai pentingnya mitigasi bencana dan pemahaman risiko geografis. Kisah Fathan dan kehancuran desanya menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana alam.

Kepercayaan pada tradisi masa lalu tidak lagi cukup untuk menghadapi kekuatan alam yang telah berubah. Perlu ada upaya kolektif, dari pemerintah hingga warga, untuk menyesuaikan diri dengan ancaman baru.

Fathan, Harapan yang Tumbuh di Puing-Puing
Fathan, bayi tiga bulan yang tersangkut di pohon, adalah simbol kegetiran sekaligus harapan. Dia adalah saksi bisu kejamnya alam, namun juga bukti nyata perlindungan dan keajaiban. Di puing-puing Desa Selaras Aia Timur, di tengah kesibukan evakuasi dan duka yang mendalam, Fathan berdiri sebagai janji bahwa kehidupan akan terus berlanjut.

Kisahnya akan terus diceritakan, bukan hanya sebagai cerita pilu, tetapi sebagai penanda bahwa di tengah bencana terburuk sekalipun, secercah cahaya dan harapan akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #Agam#bayi Selamat#Bayi Selamat dari Gelodo#bencana alam#Bencana alam di sumbar#galodoSumatera Barat

BeritaTerkait

Barang Bukti yang diamankan oleh petugas

Polres Bengkalis Gagalkan 16,3 Kg Sabu dan 40 Ribu Ekstasi, Dua Kurir Dibekuk

by PUTRI ANDY
30 Maret 2026
0

DURI – Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar yang diduga berasal dari jaringan lintas...

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbat dan Jadwal Cuti Bersama

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbat dan Jadwal Cuti Bersama

by PUTRI ANDY
19 Maret 2026
0

DURI — Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh...

Sidang Isbat Digelar 19 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Awal

Sidang Isbat Digelar 19 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Awal

by PUTRI ANDY
19 Maret 2026
0

DURI – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis,...

Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

by PUTRI ANDY
17 Maret 2026
0

KAMPAR - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto...

Rekrutmen 30.000 SPPI Untuk 80.000 Koperasi Desa Merah Putih Dipastikan Hoaks

by PUTRI ANDY
17 Maret 2026
0

DURI - Masyarakat diminta lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait rekrutmen nasional 30.000 SPPI (Sarjana Penggerak...

Pengangguran di Riau Masih Cenderung Naik

Pengangguran di Riau Meningkat, Data Terakhir BPS Tunjukkan Angka 4,16 Persen

by PUTRI ANDY
12 Maret 2026
0

DURI - Hingga Maret 2026, data resmi mengenai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Riau untuk tahun 2026 masih belum...

Next Post
TNI AD Kerahkan Logistik Skala Besar ke Aceh, Sumut, Sumbar

TNI AD Kerahkan Logistik Skala Besar ke Aceh, Sumut, Sumbar

Polda Riau Kirim Dua Alat Berat Dan Kontainer Pendingin Jenazah. FOTO: Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Saat berada di Kabupaten Agam

Polda Riau Kirim Dua Alat Berat Dan Kontainer Pendingin Jenazah

BNPB Fokus Pulihkan Akses Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar

BNPB Fokus Pulihkan Akses Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar

Laka Lantas di Pinggir,Satu Orang Pengendara Motor Meninggal di Tempat

Satu Orang Pengendara Motor Meninggal di Tempat, Laka Lantas di Pinggir

Polres Meranti Gagalkan Penyelundupan Sabu Setengah Kilo dari Malaysia, Dua Kurir Diciduk FOTO : Ilustrasi

Polres Meranti Gagalkan Penyelundupan Sabu Setengah Kilo dari Malaysia, Dua Kurir Diciduk

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Tak Membuahkan Hasil, Sayembara Berhadia Ratusan Juta Resmi Ditutup

5 tahun yang lalu

300 Tenaga Medis RSUD Bengkalis Divaksin Covid 19

5 tahun yang lalu

Pengembangan Kasus, Polsek Pinggir Bekuk Pelaku Narkoba di Duri

by Ramdhan Kurnia Putra
1 April 2026
0

DURI - Upaya pengungkapan kasus narkotika oleh jajaran Polsek Pinggir kembali membuahkan hasil. Seorang pemuda berinisial MJI (23), warga Duri...

Selengkapnya

Penginapan di Balai Raja Digerebek, Polisi Ringkus Pria 39 Tahun dengan Sabu

by Ramdhan Kurnia Putra
1 April 2026
0

DURI - Upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial Agt (39), warga Kelurahan...

Selengkapnya

Besak Borak Bakar Polemik! Istilah ‘Media Sampah’ Dinormalisasi, DPRD Bengkalis Disorot

by PUTRI ANDY
1 April 2026
0

Selengkapnya

AKP Shandra Amalia : Ini Kronologis Laka lantas Wakil II DPRD Hendrik di Api Api

AKP Shandra Amalia : Ini Kronologis Laka lantas Wakil II DPRD Hendrik di Api Api
by PUTRI ANDY
1 April 2026
0

DURI - Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, memberikan penjelasan resmi terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Wakil Ketua...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist