DURI – Nama Kasmarni kini tercatat dalam sejarah pemerintahan di Riau. Ia menjadi perempuan pertama yang berhasil menduduki jabatan sebagai bupati di provinsi Riau setelah terpilih memimpin Kabupaten Bengkalis, Perjalanan kariernya yang dimulai dari birokrasi pemerintahan hingga akhirnya memimpin kabupaten Bengkalis menjadi kisah inspiratif bagi banyak kalangan.
Kasmarni resmi dilantik sebagai Bupati Bengkalis pada 26 Februari 2021 oleh Gubernur Riau saat itu, Syamsuar.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi momentum politik bagi Kabupaten Bengkalis, tetapi juga mencatatkan sejarah baru di Riau karena untuk pertama kalinya seorang perempuan dipercaya memimpin daerah di tingkat kabupaten.
Sebelum terjun ke dunia politik dan menjadi kepala daerah, Kasmarni dikenal sebagai birokrat yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan daerah.
Ia mengawali kariernya sebagai aparatur sipil negara dan pernah menempati sejumlah posisi strategis. Di antaranya sebagai Sekretaris Camat hingga bertugas sebagai staf di Biro Umum pemerintahan daerah.
Pengalaman tersebut membentuk pemahaman yang kuat terhadap sistem administrasi pemerintahan serta berbagai persoalan masyarakat di tingkat daerah.
Bekal inilah yang kemudian menjadi modal penting bagi Kasmarni saat memutuskan maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.
Keberhasilannya memenangkan kepercayaan masyarakat Bengkalis menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya. Dari seorang birokrat yang lama berkecimpung di balik meja pemerintahan, Kasmarni kini berada di garis depan memimpin pembangunan daerah.
Sebagai Bupati Bengkalis, Kasmarni membawa berbagai program pembangunan yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya terus mendorong penguatan sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, kepemimpinan Kasmarni juga dianggap sebagai simbol kemajuan peran perempuan dalam dunia politik dan pemerintahan di Riau.
Kehadirannya di kursi bupati menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama untuk memimpin serta mengambil peran penting dalam pembangunan daerah.
Kini, perjalanan Kasmarni dari seorang birokrat hingga menjadi bupati tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi Kabupaten Bengkalis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di Riau untuk berani melangkah dan berkontribusi dalam dunia kepemimpinan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















