“Dampak yang ditimbulkan akibat bencana ini putusnya akses jalan dari Kabupaten Lima Puluh Kota menuju arah Pangkalan, tepatnya terputusnya akses jalan Sumbar menuju Riau,” ungkapnya.
Atas kejadian itu, Edy Afrizal mengimbau kepada masyarakat Riau untuk lebih hati-hati dan waspada jika melakukan perjalanan ke Sumbar.Â
“Untuk warga Riau kami imbau agar waspada jika melakukan aktivitas perjalanan arah Sumbar, karena kondisi cuaca curah hujan cukup tinggi, sehingga rentan terjadi longsor dan banjir dalam rangka liburan Nataru,” ucapnya.
“Kemudian kami juga menyarankan jjka masyarakat yang melakukan perjalanan hendaknya untuk memantau perkembangan dan informasi cuaca dan bencana di instansi pemerintah, seperti BMKG dan lainnya,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















