DURI – Kasmarni Buktikan Kepemimpinan perempuan bukan hanya simbol semata,tetapi nyata dalam torehan prestasi gemilang Hantarkan Bengkalis Raih Juara Umum MTQ Riau ke-43, sebuah pencapaian monumental yang mengukir sejarah di Bumi lancang Kuning.
Di bawah arahan tangan dingin Bupati Kasmarni ,Bengkalis tampil gemilang sebagai juara umum dengan perolehan nilai tertinggi, 404 poin.
Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri dominasi Kota Pekanbaru, yang sebelumnya menyabet gelar juara umum pada MTQ ke-42 di Dumai,Senin (7/07/2025).
Prestasi gemilang ini bukan sekadar kemenangan dalam ajang keagamaan tahunan.
Ini adalah simbol kebangkitan daerah, buah dari tangan dingin dan kepemimpinan penuh dedikasi seorang Kasmarni, perempuan tangguh yang menorehkan sejarah sebagai Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau.

Kasmarni tidak hanya berhasil menjadi pemimpin administratif, tapi juga menjadi inspirasi spiritual dan budaya bagi masyarakat.
Di bawah arahannya, persiapan MTQ digarap dengan serius—mulai dari pembinaan qari/qariah, infrastruktur, hingga penyambutan kafilah dari berbagai daerah.
Atmosfer kemenangan begitu terasa saat keputusan resmi Dewan Hakim MTQ XLIII diumumkan. Teriakan haru, tangis bahagia, dan sujud syukur menyatu dalam lapangan utama.
Bengkalis tak sekadar menjadi tuan rumah Bengkalis menjadi juara.
Tidak sedikit tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga netizen yang memberikan apresiasi dan sanjungan atas keberhasilan ini.
Banyak yang menyebut kepemimpinan Kasmarni sebagai nafas baru dalam dunia birokrasi dengan keberpihakan nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia dan spiritualitas umat.
Dari ajang MTQ ini, Kasmarni tidak hanya mengukir prestasi daerah.
Ia juga mengukuhkan posisi sebagai ikon kepemimpinan perempuan di Negeri Junjungan yang mampu membawa perubahan, menjaga marwah budaya Melayu, serta memperkuat identitas religius di tengah tantangan zaman.
MTQ ke-43 di Bengkalis tidak hanya tentang kompetisi tilawah. Ini tentang sejarah. Tentang perempuan yang memimpin. Tentang kemenangan yang lahir dari ketekunan dan cinta pada Al-Qur’an.**Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















