RIAU – Kebakaran hebat melanda SMA 1 Tebing Tinggi di Jalan Pembangunan II, Kelurahan Selat panjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 16.45 WIB. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di ruang aula lantai dua itu melahap hampir seluruh bangunan sekolah bagian atas.
Wakapolres Meranti Saat di Konfirmasi KabarDuri.net Kompol Maitertika mengungkapkan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. “Kami bersama tim pemadam kebakaran, BNPB, siswa, dan masyarakat bahu-membahu memadamkan api serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan,” tegas Kompol Maitertika.

Saksi mata bernama Atta (17), seorang siswa yang tengah mengikuti ekstrakurikuler basket, pertama kali melihat gumpalan asap dari ruang aula lantai dua. Ia bersama teman-temannya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api justru semakin membesar dan menjalar ke ruangan lain.
Seorang petugas kebersihan sekolah, Dayat (38), segera berlari memanggil tim damkar. Sekitar pukul 17.30 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi bersama masyarakat serta satu unit mobil bantuan dari BNPB Kepulauan Meranti.
Upaya pemadaman berlangsung dramatis hingga pukul 19.30 WIB, sebelum api berhasil dijinakkan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir sangat besar karena 15 ruangan di lantai dua hangus terbakar, termasuk ruang kelas, laboratorium, ruang komputer, perpustakaan, aula, serta ruang kepala sekolah.

Kompol Maitertika menegaskan pihak kepolisian bersama tim teknis masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran.
“Sementara ini dugaan kuat karena korsleting listrik di atas plafon ruang aula. Kami akan mendalami lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, SMA 1 Tebing Tinggi tidak bisa digunakan sementara untuk proses belajar-mengajar. Pemerintah daerah bersama pihak sekolah akan segera mencari solusi agar kegiatan pendidikan tetap berjalan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















