ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN
    • E KORAN KABARDURI
Rabu, Januari 21, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kementrian LHK Kuker Di Riau

by PUTRI ANDY
18 Juli 2020
in Riau
0
SHARES
49
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

BacaJuga

Penggerebekan Narkoba di Hotel Marina Bengkalis, 3 Oknum Polisi Diduga Terlibat

Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Rambutan, Kerugian Rp15 Juta

Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, Bandar Rafi Dibekuk, 11 Orang Diamankan

KabarDuri.id – Pekanbaru Menteri Lingkungan Hidup dan 
Kehutanan (LHK) Dr Ir Siti Nurbaya Bakar M Sc melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Riau, Sabtu (18/7/2020).
Didampingi Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi. Siti mengakui, kedatangannya dari Jakarta, secara untuk melakukan konfirmasi penyelesaian karhutla secara primer di Provinsi Riau.
Ia mengakui, sejak tahun 2015 silam, semua pihak sudah melakukan penanggulangan Karhutla di Riau dan seluruh Indonesia.
Oleh Presiden Republik Indonesia, sudah diintruksikan pembentukan satgas operasi. Untuk menindak atau menanggulangi Karhutla.

Untuk saat ini, sebut Siti, Polda Riau memiliki sistem dashboard yang baik. Sehingga mampu berjalan bersama Manggala Agni, BPBD dan instansi terkait untuk melakukan sistem pengendalian dan pemadaman dengan water Bombing.
Tahun ini kita melihat perjalanan 10-13 tahun ini sejak perjalanan di tahun 2000, 2004, 2005 di record, ada kekhususan. 
”Istilah saya adalah fase kritis pertama sejak bulan Mei. Maka fase kedua kita harus hati-hati pada fase kritis berikutnya Juni hingga akhir Oktober,” kata Siti.
Menurutnya, ini bisa di deteksi dan bisa diikuti dengan teknik modifiaksi cuaca. Karena itu penanggulangan sudah dilakukan pada tanggal 13 sampai 30 Mei melakukan teknik modifikasi cuaca.
”Bisa dilihat, basah air di Riau bisa 30 bisa sampai 50 persen,” ungkapnya.
Ia mengakui, teknik modifikasi cuaca relatif bisa berjalan. Pihaknya juga meminta tim BMKG, BPBD untuk melihat kondisinya untuk di Riau.
”Bulan ini adalah awal musim kemarau. Sama halnya di Kalimantan Timur, Kalsel,” ujarnya.
Selain itu, Siti mengatakan, ada bagian penting pada tata kelola gambut, dan soal pertanian dengan sistem kearifan lokal. 
Usai pertemuan dengan Gubernur dan Kapolda, Siti menyebutkan, ia menyampaikan untuk penyempurnaan pembentulan masyarakat peduli api. 
”Kapolda mengeluarkan maklumat, tapi pengetahuan untuk sadar perlu dilengkapi dengan kewajiban masyarakat,” katanya.
Langkah-langkahnya, juga pengembangan bersama kepala BNPB dengan mengembangkan sistem masyarakat peduli Api, dengan pendekatan masyarakat namanya para legal.
”Saya juga minta pendalaman Kapolda, bagaimana kondisi Babinsa, Babhinkamtinbas, bagaimana konflik terjadi dilapangan penyelesaian ditingkat lapangan, ditarik keatas,” terang Menteri.
Sebelumnya, diakui Menteri, sudah ada rencana aksi dilapangan yang disiapkan BNPB. Tetapi ia mengarahkan, agar Riau harus contoh nya.
Hal ini sesuai dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo di bukan November 2014 lalu di Meranti. 
”Kita bisa mendapatkan solusi dari perjalan rumit di Riau, untuk bisa menyelesaikan masalah di Riau,” ujarnya.
Setelah ini, Siti menyebutkan akan melakukan diskusi ke kepala BNPB, dan melaporkan ke Presiden.
Siti juga menjelaskan, rencana melakukan modifikasi cuaca nantinya paling telat akan dilaksanakan di pertengahan Agustus.
Menteri juga berpesan, bahwa kita harus hati-hati mengatakan karhutla. Karena menurutnya, munculnya api juga disebabkan faktor alam.
”Langkah-langkahnya adalah mengontrol akibat-akibatnya, kalau bisa kendalikan sebab akibatnya,” saran Menteri.
Sedangkan, pada penegakan hukum. Pihaknya kata Siti, sudah meminta komitmen ke perusahaan yang sudah di lakukan sejak tahun 2015. Tapi menurutnya, memang tidak gampang, karena harus meningkatkan pengetahuan, menyediakan ahlinya dan prosesnya bagi perusahan. 
”Termasuk yang sudah inkrah pun tidak mudah,” sebut Menteri.
Yang penting, pada fenomena Karhutla ini, sambung Menteri adalah penegakan hukum, agar kapok.
Langkah membuat perusahaan kapok, adalah dengan menerapkan hukum dan sangsi administrasi. Bertujuan perusahaan itu di paksa menurut standar.
”Kalau dipaksa, perusahaan harus memiliki secara lengkap sarana dan prasarana ahli lingkungan, tenaga teknis untuk karhutla. Artinya, perusahaan akan berinvestasi cukup besar,” terang Menteri.
Maka, dengan langkah yang harus ditempuh perusahaan ini. Kalau tidak mau akan dapat di bekukan, kalau tidak mau menerapkan langkah tersebut izinnya dicabut. 
”Ada lagi denda, pidana, keterlaluan kalau bakar langsung, ada kriteria-kriterianya yang akan diterapkan,” sebut Menteri.
Langkah dilakukan secara pararel yang artinya dilakukan bersama-sama dikenakan. Tapi menurutnya, Pemerintah itu posisinya utamanya melakukan pembinaan masyarakat.
”Yang namanya penyelenggaran negara adalah pemerintahan, yakni melakukan pembangunan, pembinaan masyarakat,” terang Menteri.
Untuk penegakan hukumnya, harus ada masalah yang dilihat. Namun pihaknya sudah mempelajari data, sangsinya akan ditegur.
”Untuk perusahaan sudah kita pelajari, terkait keterlibatan Polisi. Mereka kan tidak bisa memberikan sangsi administrasi. Karena kami pemerintah tidak bisa main hajar, harus sesuuai prosedur tentunya,” katanya.
”Yang jelas perusahaan terlibat pasti kita tangani, yang penting komitmen,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

ADVERTISEMENT

BeritaTerkait

Penggerebekan Narkoba di Hotel Marina Bengkalis, 3 Oknum Polisi Diduga Terlibat

by PUTRI ANDY
20 Januari 2026
0

DURI - Kota Bengkalis mendadak diguncang isu besar yang mengusik rasa keadilan publik. Sebuah kasus tindak pidana narkotika mencuat ke...

Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Rambutan, Kerugian Rp15 Juta

Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Rambutan, Kerugian Rp15 Juta

by PUTRI ANDY
20 Januari 2026
0

RIAU - Dua pelaku bongkar rumah di Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar berhasil ditangkap Polsek Kampar, pada Senin(19/1/2026)...

Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, Bandar Rafi Dibekuk, 11 Orang Diamankan

Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, Bandar Rafi Dibekuk, 11 Orang Diamankan

by PUTRI ANDY
19 Januari 2026
0

RIAU - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Bertuah,...

nenek diterkam buaya Inhil

Nenek 65 Tahun di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Lengan Patah

by PUTRI ANDY
19 Januari 2026
0

INHIL — Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat sedang mencuci di sungai belakang rumahnya di Parit...

Listrik PLN Akhirnya Masuk Dusun Bedeng Sungai Mandau, Warga Sambut Haru

Listrik PLN Akhirnya Masuk Dusun Bedeng Sungai Mandau, Warga Sambut Haru

by PUTRI ANDY
19 Januari 2026
0

SIAK - Dusun Bedeng, Kecamatan Sungai Mandau, yang selama puluhan tahun merindukan penerangan, kini mulai dimasuki material tiang listrik milik...

Ditembak Saat Kabur, Spesialis Curanmor di Tambang Gasak 18 Motor di 9 Desa

by PUTRI ANDY
17 Januari 2026
0

KAMPAR  - Polsek Tambang berhasil ciduk pelaku Curanmor di 9 Desa dan Gasak 18 sepeda motor selama tahun 2024 sampai...

Next Post

Plh Bupati Ikuti Coklit Data Pemilih Pilkada 2020

Motor Gp 2020 : Mulai Hari ini

Pembangunan RS yang Melayani Peserta BPJS Kelas III Perlu Digalakkan

Roby Leonardo Nahkodai Karang Taruna Duri Timur

Gubri Minta Bupati/Walikota Ajak Pengguna Barang Gunakan Produk Dalam Negeri

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Harga Pinang di Riau Tembus 16.860 Per Kg

4 tahun yang lalu

Rayakan HUT RI ke-75 Dengan Meriah , Tetap Laksanakan Protokol

5 tahun yang lalu

Penggerebekan Narkoba di Hotel Marina Bengkalis, 3 Oknum Polisi Diduga Terlibat

by PUTRI ANDY
20 Januari 2026
0

DURI - Kota Bengkalis mendadak diguncang isu besar yang mengusik rasa keadilan publik. Sebuah kasus tindak pidana narkotika mencuat ke...

Selengkapnya

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Danrem 031/Wira Bima di Pekanbaru

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Danrem 031/Wira Bima di Pekanbaru
by PUTRI ANDY
20 Januari 2026
0

RIAU - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, secara resmi memimpin upacara Serah...

Selengkapnya

Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Rambutan, Kerugian Rp15 Juta

Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Pencurian Rumah di Tanjung Rambutan, Kerugian Rp15 Juta
by PUTRI ANDY
20 Januari 2026
0

RIAU - Dua pelaku bongkar rumah di Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar berhasil ditangkap Polsek Kampar, pada Senin(19/1/2026)...

Selengkapnya

Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, Bandar Rafi Dibekuk, 11 Orang Diamankan

Polresta Pekanbaru Gerebek Kampung Narkoba, Bandar Rafi Dibekuk, 11 Orang Diamankan
by PUTRI ANDY
19 Januari 2026
0

RIAU - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Bertuah,...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist