ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN
    • E KORAN KABARDURI
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kementrian LHK Kuker Di Riau

by PUTRI ANDY
18 Juli 2020
in Riau
0
SHARES
61
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

BacaJuga

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kampar, Satu Pelaku Ditangkap Saat Bersembunyi di Atas Pohon

Kebakaran Bank Mega Duri Masih penyelidikan Polisi

Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Bengkalis,Polisi Amankan 21 Paket Narkotika

KabarDuri.id – Pekanbaru Menteri Lingkungan Hidup dan 
Kehutanan (LHK) Dr Ir Siti Nurbaya Bakar M Sc melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Riau, Sabtu (18/7/2020).
Didampingi Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi. Siti mengakui, kedatangannya dari Jakarta, secara untuk melakukan konfirmasi penyelesaian karhutla secara primer di Provinsi Riau.
Ia mengakui, sejak tahun 2015 silam, semua pihak sudah melakukan penanggulangan Karhutla di Riau dan seluruh Indonesia.
Oleh Presiden Republik Indonesia, sudah diintruksikan pembentukan satgas operasi. Untuk menindak atau menanggulangi Karhutla.

Untuk saat ini, sebut Siti, Polda Riau memiliki sistem dashboard yang baik. Sehingga mampu berjalan bersama Manggala Agni, BPBD dan instansi terkait untuk melakukan sistem pengendalian dan pemadaman dengan water Bombing.
Tahun ini kita melihat perjalanan 10-13 tahun ini sejak perjalanan di tahun 2000, 2004, 2005 di record, ada kekhususan. 
”Istilah saya adalah fase kritis pertama sejak bulan Mei. Maka fase kedua kita harus hati-hati pada fase kritis berikutnya Juni hingga akhir Oktober,” kata Siti.
Menurutnya, ini bisa di deteksi dan bisa diikuti dengan teknik modifiaksi cuaca. Karena itu penanggulangan sudah dilakukan pada tanggal 13 sampai 30 Mei melakukan teknik modifikasi cuaca.
”Bisa dilihat, basah air di Riau bisa 30 bisa sampai 50 persen,” ungkapnya.
Ia mengakui, teknik modifikasi cuaca relatif bisa berjalan. Pihaknya juga meminta tim BMKG, BPBD untuk melihat kondisinya untuk di Riau.
”Bulan ini adalah awal musim kemarau. Sama halnya di Kalimantan Timur, Kalsel,” ujarnya.
Selain itu, Siti mengatakan, ada bagian penting pada tata kelola gambut, dan soal pertanian dengan sistem kearifan lokal. 
Usai pertemuan dengan Gubernur dan Kapolda, Siti menyebutkan, ia menyampaikan untuk penyempurnaan pembentulan masyarakat peduli api. 
”Kapolda mengeluarkan maklumat, tapi pengetahuan untuk sadar perlu dilengkapi dengan kewajiban masyarakat,” katanya.
Langkah-langkahnya, juga pengembangan bersama kepala BNPB dengan mengembangkan sistem masyarakat peduli Api, dengan pendekatan masyarakat namanya para legal.
”Saya juga minta pendalaman Kapolda, bagaimana kondisi Babinsa, Babhinkamtinbas, bagaimana konflik terjadi dilapangan penyelesaian ditingkat lapangan, ditarik keatas,” terang Menteri.
Sebelumnya, diakui Menteri, sudah ada rencana aksi dilapangan yang disiapkan BNPB. Tetapi ia mengarahkan, agar Riau harus contoh nya.
Hal ini sesuai dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo di bukan November 2014 lalu di Meranti. 
”Kita bisa mendapatkan solusi dari perjalan rumit di Riau, untuk bisa menyelesaikan masalah di Riau,” ujarnya.
Setelah ini, Siti menyebutkan akan melakukan diskusi ke kepala BNPB, dan melaporkan ke Presiden.
Siti juga menjelaskan, rencana melakukan modifikasi cuaca nantinya paling telat akan dilaksanakan di pertengahan Agustus.
Menteri juga berpesan, bahwa kita harus hati-hati mengatakan karhutla. Karena menurutnya, munculnya api juga disebabkan faktor alam.
”Langkah-langkahnya adalah mengontrol akibat-akibatnya, kalau bisa kendalikan sebab akibatnya,” saran Menteri.
Sedangkan, pada penegakan hukum. Pihaknya kata Siti, sudah meminta komitmen ke perusahaan yang sudah di lakukan sejak tahun 2015. Tapi menurutnya, memang tidak gampang, karena harus meningkatkan pengetahuan, menyediakan ahlinya dan prosesnya bagi perusahan. 
”Termasuk yang sudah inkrah pun tidak mudah,” sebut Menteri.
Yang penting, pada fenomena Karhutla ini, sambung Menteri adalah penegakan hukum, agar kapok.
Langkah membuat perusahaan kapok, adalah dengan menerapkan hukum dan sangsi administrasi. Bertujuan perusahaan itu di paksa menurut standar.
”Kalau dipaksa, perusahaan harus memiliki secara lengkap sarana dan prasarana ahli lingkungan, tenaga teknis untuk karhutla. Artinya, perusahaan akan berinvestasi cukup besar,” terang Menteri.
Maka, dengan langkah yang harus ditempuh perusahaan ini. Kalau tidak mau akan dapat di bekukan, kalau tidak mau menerapkan langkah tersebut izinnya dicabut. 
”Ada lagi denda, pidana, keterlaluan kalau bakar langsung, ada kriteria-kriterianya yang akan diterapkan,” sebut Menteri.
Langkah dilakukan secara pararel yang artinya dilakukan bersama-sama dikenakan. Tapi menurutnya, Pemerintah itu posisinya utamanya melakukan pembinaan masyarakat.
”Yang namanya penyelenggaran negara adalah pemerintahan, yakni melakukan pembangunan, pembinaan masyarakat,” terang Menteri.
Untuk penegakan hukumnya, harus ada masalah yang dilihat. Namun pihaknya sudah mempelajari data, sangsinya akan ditegur.
”Untuk perusahaan sudah kita pelajari, terkait keterlibatan Polisi. Mereka kan tidak bisa memberikan sangsi administrasi. Karena kami pemerintah tidak bisa main hajar, harus sesuuai prosedur tentunya,” katanya.
”Yang jelas perusahaan terlibat pasti kita tangani, yang penting komitmen,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

ADVERTISEMENT

BeritaTerkait

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kampar

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kampar, Satu Pelaku Ditangkap Saat Bersembunyi di Atas Pohon

by PUTRI ANDY
15 Juni 2026
0

KAMPAR – Sepasang kekasih berinisial AB (23) dan DA (25) berhasil diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pencurian sepeda motor...

Kebakaran Bank Mega Duri Masih Diselidiki Polisi

Kebakaran Bank Mega Duri Masih penyelidikan Polisi

by PUTRI ANDY
14 Juni 2026
0

DURI – Kebakaran yang melanda gedung Bank Mega Cabang Duri di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, beberapa hari lalu masih dalam...

Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Bengkalis,Polisi Amankan 21 Paket Narkotika

by Ramdhan Kurnia Putra
12 Juni 2026
0

DURI - satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis kembali mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bengkalis. Dalam...

Bank Mega Cabang Duri Kebakaran,lima Unit Damkar Dikerahkan

by Ramdhan Kurnia Putra
12 Juni 2026
0

DURI – Peristiwa kebakaran terjadi di kantor Bank Mega Cabang Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (12/6/2026). Berdasarkan informasi yang...

Polsek Mandau Ringkus Tiga pengedar Sabu dan Pemakai di Duri

by Ramdhan Kurnia Putra
11 Juni 2026
0

DURI - Komitmen Polri dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kembali dibuktikan oleh Polsek...

Berawal dari Laporan WhatsApp Warga, Polisi Ringkus Terduga Pemakai Narkoba di Mandau

by Ramdhan Kurnia Putra
11 Juni 2026
0

DURI - Polsek Mandau kembali mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial D.K. (27) diamankan petugas...

Next Post

Plh Bupati Ikuti Coklit Data Pemilih Pilkada 2020

Motor Gp 2020 : Mulai Hari ini

Pembangunan RS yang Melayani Peserta BPJS Kelas III Perlu Digalakkan

Roby Leonardo Nahkodai Karang Taruna Duri Timur

Gubri Minta Bupati/Walikota Ajak Pengguna Barang Gunakan Produk Dalam Negeri

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

PT.Permata Citra Rangau Santuni 23 Anak yatim Program CSR

6 tahun yang lalu
Rumbai FC Tundukkan Pratama Jaya 1-0

Rumbai FC Tundukkan Pratama Jaya 1-0

10 bulan yang lalu

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kampar, Satu Pelaku Ditangkap Saat Bersembunyi di Atas Pohon

Sepasang Kekasih Curi Motor di Kampar
by PUTRI ANDY
15 Juni 2026
0

KAMPAR – Sepasang kekasih berinisial AB (23) dan DA (25) berhasil diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pencurian sepeda motor...

Selengkapnya

Harga Open Trip Treasure Bay Bintan 2026

Harga Open Trip Treasure Bay Bintan 2026, Mulai Rp280 Ribu Bisa Nikmati Kolam Renang Air Asin Terbesar di Asia Tenggara. FOTO : Atourin
by PUTRI ANDY
15 Juni 2026
0

BINTAN – Treasure Bay Bintan terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kepulauan Riau. Berada di kawasan wisata Lagoi,...

Selengkapnya

Pemerintah Kota Pekanbaru Lawan LGBT

by PUTRI ANDY
14 Juni 2026
0

DURI - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat regulasi dan langkah pencegahan terhadap perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan...

Selengkapnya

Kebakaran Bank Mega Duri Masih penyelidikan Polisi

Kebakaran Bank Mega Duri Masih Diselidiki Polisi
by PUTRI ANDY
14 Juni 2026
0

DURI – Kebakaran yang melanda gedung Bank Mega Cabang Duri di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, beberapa hari lalu masih dalam...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist