DURI – Kreatif dan ramah anak, Pos Pelayanan (Posyan) Satlantas Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, tampil berbeda selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Pos pelayanan yang berada di depan gerbang SMA Negeri 2 Mandau itu menghadirkan konsep dekorasi yang unik dengan nuansa kartun anak-anak yang langsung menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Pos pelayanan tersebut dibangun dengan tampilan berwarna cerah serta dihiasi berbagai patung karakter kartun dari serial animasi populer Paw Patrol.

Selain itu, di area pos juga terlihat patung gajah yang berdiri sebagai ornamen tambahan, sehingga membuat suasana di sekitar pos pelayanan tampak lebih hidup, ceria, dan bersahabat.
Tidak seperti pos pengamanan pada umumnya yang terlihat formal dan kaku, Posyan Pokok Jengkol ini justru menghadirkan suasana yang lebih humanis. Bangunan pos dibuat menyerupai rumah kartun dengan warna biru, merah, dan putih yang mencolok. Keberadaan patung karakter kartun di depan pos membuat tempat tersebut seolah menjadi spot foto bagi masyarakat yang melintas.
Sejak pertama kali berdiri, tampilan pos pelayanan tersebut langsung menjadi perhatian warga. Banyak pengendara yang melintas memperlambat kendaraan mereka untuk melihat lebih dekat dekorasi unik yang jarang ditemui pada pos pengamanan lalu lintas.
Anak-anak yang melintas bersama orang tua mereka bahkan terlihat antusias ketika melihat karakter kartun yang mereka kenal.
Beberapa di antaranya langsung meminta berhenti sejenak untuk berfoto di depan patung tokoh kartun tersebut. Momen tersebut pun sering dimanfaatkan orang tua untuk mengabadikan foto anak-anak mereka dengan latar belakang pos pelayanan yang penuh warna.
Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, mengatakan bahwa konsep pos pelayanan dengan tema kartun tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan kesan ramah kepada masyarakat, terutama anak-anak.
Menurutnya, keberadaan dekorasi kartun di pos pelayanan menjadi salah satu cara pendekatan humanis yang dilakukan oleh kepolisian kepada masyarakat.
“Pos pelayanan ini memang kita buat dengan konsep ramah anak. Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih bersahabat sehingga anak-anak yang melintas merasa senang,” ujar AKP Shandra Amalia, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa anak-anak sering kali memiliki rasa penasaran ketika melihat petugas kepolisian di jalan. Oleh karena itu, dengan menghadirkan tokoh-tokoh kartun yang mereka kenal, diharapkan dapat menciptakan kesan yang lebih positif terhadap institusi kepolisian.
“Ketika anak-anak melihat patung karakter kartun lalu ingin berfoto, itu menjadi sambutan hangat bagi mereka. Dari situ kita berharap tumbuh rasa kedekatan dan kecintaan anak-anak terhadap Polri sejak usia dini,” tambahnya.
Selain menghadirkan konsep yang menarik secara visual, pos pelayanan tersebut tetap menjalankan fungsi utamanya dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah hukum Polres Bengkalis.
Petugas Satlantas bersama personel gabungan lainnya tetap siaga melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Pos pelayanan tersebut juga disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan, sekaligus menjadi titik informasi bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk arah atau bantuan selama perjalanan.
Dengan konsep yang lebih humanis dan inovatif tersebut, Satlantas Polres Bengkalis berharap masyarakat yang melintas di kawasan Mandau dapat merasakan pelayanan yang aman, nyaman, dan bersahabat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Keberadaan pos pelayanan dengan tema kartun ini pun diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak yang melintas bersama keluarga mereka.
Pendekatan seperti ini menjadi salah satu wujud upaya kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat serta menumbuhkan citra positif Polri di tengah lingkungan masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















