KabarDuri, DURI – Setelah bertahun-tahun menunggu, Masyarakat Pulau Bengkalis akhirnya dapat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru untuk golongan A dan C tanpa harus pergi ke Kota Duri, Kecamatan Mandau. Hal ini terwujud dengan diresmikannya Satpas Pembantu 0922 di Pulau Bengkalis.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo, yang didampingi Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Mulyana.
Kehadiran Satpas Pembantu ini menjadi solusi atas keluhan masyarakat yang sebelumnya harus mengeluarkan waktu dan biaya lebih untuk perjalanan ke Duri.
“Ini adalah wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan adanya Satpas Pembantu ini, proses pembuatan SIM baru dapat dilakukan lebih dekat dan efisien,” ujar AKBP Setyo Bimo dalam sambutannya.
Hadirnya layanan ini disambut baik oleh masyarakat Pulau Bengkalis. Mereka berharap fasilitas ini dapat terus berjalan dengan baik dan mempermudah kebutuhan administrasi berkendara di wilayah mereka.

Salah satu warga Pulau Bengkalis, Rahmat, menyampaikan rasa syukurnya atas peresmian Satpas Pembantu tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini sangat membantu masyarakat yang selama ini merasa terbebani oleh perjalanan jauh ke Duri.
“Dulu kalau mau buat SIM, kita harus naik kapal ke Duri, habiskan waktu seharian, belum lagi biaya transportasi. Sekarang lebih mudah, cukup di sini saja,” ungkap Rahmat.
Satpas Pembantu 0922 di Pulau Bengkalis ini diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat dalam pembuatan SIM baru secara cepat dan transparan.

Dalam sambutannya, AKP Mulyana juga menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memiliki SIM sebagai salah satu dokumen penting dalam berkendara.
“Kami ingin masyarakat lebih patuh terhadap aturan lalu lintas. Dengan adanya fasilitas ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak memiliki SIM,” jelas AKP Mulyana.
Peresmian ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Bengkalis dalam meningkatkan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Selain mempermudah pembuatan SIM, kehadiran Satpas Pembantu ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Dalam peresmian tersebut, berbagai simulasi pengurusan SIM dilakukan untuk memperkenalkan alur pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari pendaftaran, ujian teori, hingga ujian praktik, semuanya dirancang agar lebih sederhana namun tetap sesuai dengan standar nasional.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.


















