Puncaknya, muncul pula Musda yang sama dan dimenangkan oleh Iwan Saputra pada 7 November lalu. Atas terpilihnya Iwan, lengkaplah kepengurusan DPD KNPI Bengkalis menjadi tiga kubu dan saling klaim keabsahannya.
Mencermati gejolak inilah kemudian Al Azmi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dibawah Komando Kasmarni untuk lebih cermat dan teliti dalam mengambil keputusan.
“Jangan sampai niat baik pemerintah dalam memfasilitasi peningkatan kualitas dan SDM kepemudaan justru kontraproduktif. Saran kami, nolkan saja dana hibahnya. Karena semua itu butuh keseriusan dan pertanggungjawaban penuh,” pungkasnya.***(Rls/Nat)
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















