DURI – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Jonli, mengungkapkan bahwa sekitar 8.000 pekerja akan terlibat dalam proyek overhaul atau perawatan besar kilang minyak PT Pertamina di Dumai yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2020.
Pemerintah Provinsi Riau memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan proyek tersebut, terutama terkait penyerapan tenaga kerja lokal dan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja.
“Pada bulan Oktober, akan ada 8.000 pekerja yang akan bekerja dalam perbaikan kilang minyak Dumai.”Â
Kata Jonli, terkait penyerapan tenaga kerja, pihaknya berharap Pertamina dapat memanfaatkan tenaga kerja lokal di wilayah setempat.

“Ke-8.000 orang ini mungkin penduduk setempat, jika mereka mampu. Jika ada pekerja dari luar wilayah, mereka harus menjalani tes usap,” katanya.
“Jadi ada yang kewenangan Pemerintah Kota Dumai, ada kewenangan pemerintah provinsi. Kita duduk satu meja, kita bahas ini agar bisa sama-sama kita amankan. Bekerja tidak masalah, namun wajib menerapkan protokol kesehatan,” demikian Jonli. ***
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











