Kondisi ini akan menyebabkan penyeberangan terganggu, sehingga mengakibatkan antrian kendaraan yang ingin menyeberang. Oleh karena itu Dishub Bengkalis menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Melalui informasi ini diharapkan masyarakat yang ingin menyeberang untuk dapat mengantisipasi dan merencanakan perjalanannya.
Tahapan pengerjaan ini dimulai dari 6 hingga 25 Desember mendatang. Meski demikian, Dishub Bengkalis berharap, sebelum tanggal 25 sudah selesai, sehingga penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru khusus di penyeberangan berjalan sebagaimana mestinya.
Selama penutupan dermaga 1 Air Putih, maka dermaga yang digunakan hanya dermaga 2. Kemudian armada RoRo yang bakal beroperasi melayani rute Air Putih – Sei Selari sebanyak dua hingga tiga unit.
Dengan berkurangnya kapal penyeberangan yang melayani, maka merubah trip yang sudah ditetapkan secara reguler atau normal menjadi menyesuaikan.
Khusus Jumat, Sabtu dan Minggu diupayakan untuk tetap dilayani dengan dua dermaga, mengingat pada hari tersebut kondisi penyeberangan dari dan ke Bengkalis biasanya ramai. Hal ini sudah dikoordinasikan dengan pihak rekanan, bagaimana hal ini bisa diatur secara teknis dan di lapangan akan dikoordinir oleh Kepala UPT Penyeberangan Bengkalis.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















