DURI – Dojang King Dragon kembali mencetak prestasi dengan mengukuhkan 15 atlet sebagai penyandang sabuk hitam POOM/DAN Taekwondo Indonesia Kabupaten Bengkalis.
Pengukuhan ini menegaskan komitmen pembinaan atlet melalui latihan terprogram dan evaluasi berkelanjutan, Selasa (2/12/2025).
Para atlet King Dragon mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Kukkiwon Pengprov TI Riau 2025 yang berlangsung pada 15–16 November 2025 di Batalyon Komando 462 Kopasgat.

Melalui ujian tersebut, para atlet berhasil meraih tingkatan sebagai berikut Poom/DAN 1: 11 atlet, DAN 2: 2 atlet, DAN 3: 1 atlet, DAN 5: 1 atle
Panitia menggelar pengukuhan resmi pada 1 Desember 2025 di Jalan Sultan Syarif Kasim.
Acara ini dihadiri , Ketua TI Bengkalis, Abdul Rahim,Master Marzuki dan Seluruh pelatih Taekwondo se-Kabupaten Bengkalis.
Ketua TI Abdul Rahim menyampaikan bahwa para atlet berhasil membuktikan hasil latihan disiplin dan pembinaan berjenjang.
Ia menegaskan bahwa cabang olahraga taekwondo di Bengkalis terus berkembang dan siap bersaing di berbagai tingkat kejuaraan.
Master Eko, selaku pelatih utama King Dragon, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para atlet.
Ia menyatakan bahwa 15 atlet yang hari ini resmi mengenakan sabuk hitam menunjukkan kegembiraan luar biasa.

Ia juga menargetkan para atlet tersebut akan melahirkan atlet, pelatih, dan wasit bertaraf nasional hingga internasional di masa depan.
taekwondo merupakan seni bela diri yang berasal dari Korea Selatan. Sistem sabuk dan tingkatan DAN menjadi simbol kehormatan, disiplin, serta kemampuan seorang praktisi.
Keberhasilan 15 atlet King Dragon ini menandai langkah besar bagi perkembangan taekwondo di Kabupaten Bengkalis.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















