RIAU – Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah toko (ruko) dan satu rumah hunian di Jalan Cipta Karya, Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (12/10/2025) dini hari. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh korsleting pada kipas angin listrik.
Api yang berkobar sekitar pukul 02.15 WIB langsung membesar dan melahap bangunan di sekitar lokasi. Kobaran api menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Saksi mata di lokasi, Raja Adil Siregar, menuturkan bahwa api pertama kali muncul dari rumah milik Adi Aldo. Ia mengatakan warga langsung berjibaku melakukan pertolongan dan evakuasi barang-barang berharga sebelum api semakin besar.

“Warga berusaha menolong dan mengeluarkan barang-barang dari rumah dan warung. Tapi api cepat sekali membesar,” ungkap Raja Adil Siregar.
Menurutnya, warga sempat menyelamatkan mobil milik Adi Aldo yang terparkir di garasi sisi kanan rumah, tepat sebelum api melahap seluruh bangunan. “Mobil berhasil dikeluarkan. Barang-barang lainnya tidak bisa, karena api sudah terlalu besar,” tambahnya.
Sementara itu, Babe Anwar (68), warga yang tinggal di belakang lokasi kejadian, mengaku sempat panik karena rumahnya hampir ikut terbakar. “Kami fokus keluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan. Api besar sekali, takutnya merembet ke ruko laundry sebelah,” kata Babe.
Warga juga mengevakuasi barang-barang milik Babe Anwar dari tempat tinggalnya yang berada di belakang rumah Adi Aldo. Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Pekanbaru segera tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Tim pemadam sigap melokalisir api agar tidak menjalar ke bangunan lain. Setelah lebih dari satu jam berjuang, petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya dan melakukan proses pendinginan.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, meski empat bangunan hangus terbakar dan sejumlah usaha seperti warung harian, toko kelontong, dan pangkas rambut mengalami kerugian besar.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















