ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam

by PUTRI ANDY
3 Desember 2025
in Nasional, Sumbar
Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA
0
SHARES
243
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

RIAU – Fathan Seorang Bayi berusia Tiga Bulan menjadi satu-satunya korban yang selamat dari ganasnya banjir bandang atau galodo yang menerjang Desa Selaras Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis petang (27/11/2025).

Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauz
Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauz

Bayi bernama Fathan itu ditemukan dalam kondisi hidup di tengah puing-puing kehancuran, sementara seluruh anggota keluarganya dinyatakan meninggal dunia terseret derasnya arus air bah.

BacaJuga

Tanggal 13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Truk Fuso Rem Blong di Kotapinang Tewaskan 2 Orang, 11 Korban Luka-Luka

Disdik Riau: Seragam Bukan Urusan Sekolah, Orang Tua Bebas Menentukan

Tragedi Keluarga yang Terenggut Arus

Keluarga kecil Fathan tinggal di tepi Sungai Selaras, salah satu dari lima hingga enam rumah yang berjejer di pinggiran sungai, dekat jembatan penghubung desa. Saat air bah datang, rumah mereka habis tersapu. Bayi malang ini tinggal bersama ibu, ayah, nenek, om, tante, dan kakaknya, total tujuh orang.

Tragisnya, Wali Nagari (Kepala Desa) Selaras Air Timur, Ahmad Fauzi, mengonfirmasi bahwa seluruh anggota keluarga Fathan, selain dirinya sendiri, tidak ada yang selamat.

Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA
Fathan Bayi Tiga Bulan Jadi Satu-satunya Korban Selamat Banjir Bandang Selaras Aia Timur Agam FOTO : ANTARA

“Malam setelah banjir bandang, saat evakuasi darurat berlangsung di tengah kegelapan dan sisa-sisa reruntuhan, Fathan ditemukan dalam kondisi yang benar-benar ajaib, tersangkut di sebuah pohon yang kokoh berdiri,” kata Fauzi, Rabu 3 Desember 2025.

Penemuan bayi sekecil itu di lokasi yang telah menelan semua anggota keluarganya menjadi momen yang sangat mengharukan dan memberi secercah harapan di tengah keputusasaan. ‘Bayi Titipan Tuhan’, begitulah ia dijuluki, karena keberhasilannya lolos dari maut yang menyergap.

Duka Menyusul di Rumah Sakit

Keajaiban Fathan tak lantas menghentikan rentetan duka. Ayahnya sempat dilarikan ke RSUD Lubuk Basung, namun nyawanya tak tertolong dan menghembuskan napas terakhir pada Jumat (28/11/2025).

Nasib serupa dialami pamannya, yang juga sempat dibawa ke rumah sakit bersamaan dengan Fathan. Namun, ia pun tak tertolong. Kehilangan beruntun ini semakin menegaskan betapa dahsyatnya bencana yang melanda, meninggalkan Fathan sebagai yatim piatu tunggal yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok-sosok terkasihnya.

Wali Nagari Fauzi menjelaskan bahwa keputusan warga untuk tinggal di tepi sungai didasari oleh keyakinan turun-temurun. Berdasarkan kisah nenek moyang dan bahkan dalam Tambo (cerita turun-temurun), tidak pernah tercatat air sungai meluap hingga sebesar ini.

Bencana kali ini mematahkan semua preseden historis, menunjukkan perubahan iklim ekstrem dan potensi ancaman yang kini jauh melampaui apa yang pernah dibayangkan oleh para pendahulu, membuat warga yang “biasa saja tinggal di pinggir sungai” kini harus membayar mahal.

ADVERTISEMENT

Kehidupan Baru di Tengah Keterasingan

Saat ini, Fathan berada dalam perawatan, menjadi tumpuan kasih sayang bagi warga yang selamat. Kisahnya bukan hanya tentang kesedihan, tetapi juga tentang keteguhan jiwa. Ia adalah pengingat hidup akan segala yang telah hilang, dan pada saat yang sama, janji akan masa depan yang harus terus diperjuangkan.

Komunitas Desa Selaras Aia Timur kini mengemban tugas kolektif untuk memastikan Fathan mendapatkan kehidupan yang layak, menggantikan keluarga yang telah direnggut oleh air bah.

Di samping kisah Fathan, realitas pahit di lapangan masih terus bergulir. Wali Nagari mengungkapkan bahwa hingga saat ini, masih banyak warganya yang belum ditemukan.
“Laporan dari masyarakat menunjukkan masih ada korban lain yang tertimbun longsoran dan lumpur,” jelas Fauzi.

Sayangnya, proses evakuasi terhambat oleh keterbatasan alat berat. Alat yang ada saat ini dianggap belum cukup untuk melakukan pencarian dan penggalian secara maksimal di area bencana yang luas dan sulit dijangkau.
Keterbatasan alat berat ini menjadi fokus utama harapan Wali Nagari. Ia secara terbuka menyatakan harapannya agar ada bantuan tambahan alat berat dari pihak terkait.

Seruan ini adalah panggilan darurat bagi solidaritas nasional, bukan hanya untuk mempercepat penemuan jasad warga yang belum ditemukan, tetapi juga untuk membantu membersihkan dan merekonstruksi desa yang kini tinggal puing-puing. Bantuan ini sangat krusial untuk menggerakkan kembali roda kehidupan pasca-bencana.

Peristiwa galodo di Selaras Aia Timur memberikan pelajaran yang sangat berharga mengenai pentingnya mitigasi bencana dan pemahaman risiko geografis. Kisah Fathan dan kehancuran desanya menjadi refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana alam.

Kepercayaan pada tradisi masa lalu tidak lagi cukup untuk menghadapi kekuatan alam yang telah berubah. Perlu ada upaya kolektif, dari pemerintah hingga warga, untuk menyesuaikan diri dengan ancaman baru.

Fathan, Harapan yang Tumbuh di Puing-Puing
Fathan, bayi tiga bulan yang tersangkut di pohon, adalah simbol kegetiran sekaligus harapan. Dia adalah saksi bisu kejamnya alam, namun juga bukti nyata perlindungan dan keajaiban. Di puing-puing Desa Selaras Aia Timur, di tengah kesibukan evakuasi dan duka yang mendalam, Fathan berdiri sebagai janji bahwa kehidupan akan terus berlanjut.

Kisahnya akan terus diceritakan, bukan hanya sebagai cerita pilu, tetapi sebagai penanda bahwa di tengah bencana terburuk sekalipun, secercah cahaya dan harapan akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #Agam#bayi Selamat#Bayi Selamat dari Gelodo#bencana alam#Bencana alam di sumbar#galodoSumatera Barat

BeritaTerkait

Tanggal 13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. FOTO : Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

Tanggal 13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

by Ramdhan Kurnia Putra
8 Juli 2026
0

DURI - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan resmi menetapkan Tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,...

Truk Fuso Rem Blong di Kotapinang Tewaskan 2 Orang, 11 Korban Luka-Luka

Truk Fuso Rem Blong di Kotapinang Tewaskan 2 Orang, 11 Korban Luka-Luka

by PUTRI ANDY
5 Juli 2026
0

RIAU - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk Mitsubishi Fuso terjadi di Jalan Sudirman, pusat Kota Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan,...

Disdik Riau: Seragam Bukan Urusan Sekolah, Orang Tua Bebas Menentukan

Disdik Riau: Seragam Bukan Urusan Sekolah, Orang Tua Bebas Menentukan

by PUTRI ANDY
26 Juni 2026
0

DURI - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Riau menegaskan larangan bagi seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri maupun...

Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha Siap Bertugas di Istana Negara

Paskibraka Nasional 2026: Dua Pelajar Siak dan Inhil Wakili Riau di Istana Negara

by PUTRI ANDY
22 Juni 2026
0

DURI - Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua pelajar terbaik asal Kabupaten Siak dan Kabupaten Indragiri Hilir...

Wisata Susur Gua Destinasi Unik yang Wajib Masuk Daftar Liburan di Kepulauan Riau

Wisata Susur Gua Destinasi Unik yang Wajib Masuk Daftar Liburan di Kepulauan Riau

by PUTRI ANDY
20 Juni 2026
0

KEPRI – Wisata susur gua menjadi salah satu alternatif liburan menarik yang dapat dinikmati wisatawan saat berkunjung ke Kepulauan Riau...

Harga Open Trip Treasure Bay Bintan 2026, Mulai Rp280 Ribu Bisa Nikmati Kolam Renang Air Asin Terbesar di Asia Tenggara. FOTO : Atourin

Harga Open Trip Treasure Bay Bintan 2026

by PUTRI ANDY
15 Juni 2026
0

BINTAN – Treasure Bay Bintan terus menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kepulauan Riau. Berada di kawasan wisata Lagoi,...

Next Post
TNI AD Kerahkan Logistik Skala Besar ke Aceh, Sumut, Sumbar

TNI AD Kerahkan Logistik Skala Besar ke Aceh, Sumut, Sumbar

Polda Riau Kirim Dua Alat Berat Dan Kontainer Pendingin Jenazah. FOTO: Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Saat berada di Kabupaten Agam

Polda Riau Kirim Dua Alat Berat Dan Kontainer Pendingin Jenazah

BNPB Fokus Pulihkan Akses Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar

BNPB Fokus Pulihkan Akses Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumbar

Laka Lantas di Pinggir,Satu Orang Pengendara Motor Meninggal di Tempat

Satu Orang Pengendara Motor Meninggal di Tempat, Laka Lantas di Pinggir

Polres Meranti Gagalkan Penyelundupan Sabu Setengah Kilo dari Malaysia, Dua Kurir Diciduk FOTO : Ilustrasi

Polres Meranti Gagalkan Penyelundupan Sabu Setengah Kilo dari Malaysia, Dua Kurir Diciduk

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Raker MUI Kecamatan Pinggir 2025–2030 Resmi Dibuka di Muara Basung

5 bulan yang lalu

Pacu Jalur Atau Uji Nyali? Jalan Rusak Siap ‘Sambut’ Wisatawan

11 bulan yang lalu

Satresnarkoba Polres Dumai Gagalkan Peredaran 220 Butir Pil Ekstasi

Satresnarkoba Polres Dumai Gagalkan Peredaran 220 Butir Pil Ekstasi
by Ramdhan Kurnia Putra
11 Juli 2026
0

DURI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai berhasil menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dengan menangkap seorang pria...

Selengkapnya

Bocah 12 Tahun Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan

Bocah 12 Tahun Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan
by Ramdhan Kurnia Putra
10 Juli 2026
0

DURI - Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Jerlin Zalukhu tewas setelah diterkam Harimau Sumatera di kawasan areal Perizinan Berusaha...

Selengkapnya

Makin Tua Makin Nekat, Wanita 52 Tahun di Kampar Ditangkap Polisi dengan Dua Paket Sabu

Makin Tua Makin Nekat, Wanita 52 Tahun di Kampar Ditangkap Polisi dengan Dua Paket Sabu
by Ramdhan Kurnia Putra
10 Juli 2026
0

DURI – Makin tua bukannya menjauhi perbuatan melanggar hukum, seorang wanita berinisial TA (52), warga Kelurahan Bangkinang, Kecamatan Bangkinang Kota,...

Selengkapnya

Dua Pria Terekam CCTV Curi Oli Bekas di Bengkel Muara Basung

Dua Pria Terekam CCTV Curi Oli Bekas di Bengkel Muara Basung
by Ramdhan Kurnia Putra
10 Juli 2026
0

DURI - Aksi pencurian oli bekas kembali terjadi di sebuah bengkel yang berada di desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist