ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer
Rabu, September 30, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Bagansiapiapi Berubah Jadi Lautan Api, Konflik Bendera Kuo Min Tang Picu Ketegangan

by PUTRI ANDY
16 Agustus 2026
in Berita Pilihan
Bagansiapiapi Berubah Jadi Lautan Api, Konflik Bendera Kuo Min Tang Picu Ketegangan

Bagansiapiapi Berubah Jadi Lautan Api, Konflik Bendera Kuo Min Tang Picu Ketegangan

0
SHARES
206
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

DURI – Peristiwa Bagansiapiapi Lautan Api menjadi salah satu catatan kelam dalam sejarah Riau pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia.

Konflik bersenjata yang terjadi pada 1946 itu melibatkan pejuang Republik Indonesia dengan kelompok bersenjata dari komunitas Tionghoa yang saat itu dikaitkan dengan milisi Pao An Tui atau Poh An Tui.

BacaJuga

Dua Pemuda Terekam CCTV Curi Pagar Rumah Warga di Duri Barat, Aksi Dilakukan Siang Bolong

Putri Asal Bengkalis Naik Podium Asian Games Jepang, Sumaya Persembahkan Perak untuk Indonesia

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis

Bagansiapiapi Berubah Jadi Lautan Api, Konflik Bendera Kuo Min Tang Picu Ketegangan
Bagansiapiapi Berubah Jadi Lautan Api, Konflik Bendera Kuo Min Tang Picu Ketegangan

Konflik tersebut tidak hanya dipicu persoalan politik dan perebutan pengaruh, tetapi juga diwarnai gesekan identitas nasional serta ketegangan akibat penggunaan simbol dan bendera nasionalis Tiongkok di tengah situasi Indonesia yang baru memproklamasikan kemerdekaan.

Berawal dari Persoalan Bendera

Ketegangan di Bagansiapiapi salah satunya dipicu oleh pengibaran bendera Kuo Min Tang, kelompok nasionalis Tiongkok, tanpa berdampingan dengan bendera Merah Putih.

Sikap tersebut menimbulkan keberatan dari masyarakat setempat yang menginginkan simbol kemerdekaan Indonesia dihormati. Persoalan bendera kemudian berkembang menjadi ketegangan politik dan sosial yang semakin sulit dikendalikan.

Di sisi lain, sebagian masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi pada masa itu memiliki pandangan bahwa mereka merupakan bagian dari kelompok yang berada di pihak Sekutu yang memenangkan Perang Dunia II.

Situasi tersebut turut memunculkan ambisi sebagian kelompok untuk mendapatkan pengaruh lebih besar terhadap pemerintahan dan keamanan wilayah.

Konflik Berkembang Menjadi Pertempuran

Ketegangan yang awalnya berkaitan dengan simbol dan kekuasaan kemudian berkembang menjadi konflik bersenjata.

ADVERTISEMENT

Pao An Tui disebut menjadi salah satu kelompok yang memiliki peran dalam eskalasi konflik. Dukungan jaringan dari luar daerah, termasuk pasokan logistik dan persenjataan, membuat ketegangan semakin meningkat.

Rangkaian bentrokan berlangsung sepanjang 1946, dengan puncak konflik yang menyebabkan pertempuran sengit di berbagai kawasan Bagansiapiapi. Pejuang Republik Indonesia berhadapan dengan kelompok bersenjata dalam situasi keamanan yang semakin tidak terkendali.

Bagansiapiapi Dijuluki “Lautan Api”

Pertempuran dan aksi saling serang menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan pusat kota mengalami kerusakan serta kebakaran.

Kondisi tersebut kemudian melahirkan sebutan “Bagansiapiapi Lautan Api”, yang menggambarkan dahsyatnya kehancuran dan kebakaran yang terjadi di tengah konflik.

Peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat Bagansiapiapi. Rumah dan fasilitas masyarakat rusak, sementara aktivitas kehidupan warga terganggu akibat situasi keamanan yang berlangsung berbulan-bulan.

Ribuan Korban dan Luka Sejarah

Konflik Bagansiapiapi 1946 juga meninggalkan korban jiwa dalam jumlah besar. Sejumlah catatan sejarah menyebut korban berasal dari berbagai kelompok masyarakat yang terlibat maupun terdampak konflik.

Namun, angka korban secara pasti masih menjadi bagian dari perdebatan dan kajian sejarah karena sumber-sumber mengenai peristiwa tersebut memiliki perbedaan pencatatan.

Konflik akhirnya berangsur mereda seiring semakin kuatnya konsolidasi pemerintahan dan kekuatan militer Republik Indonesia.

Peristiwa Bagansiapiapi Lautan Api kini menjadi bagian penting dari sejarah di Riau. Di balik kisah pertempuran dan kehancuran tersebut terdapat pelajaran mengenai rapuhnya kondisi sosial-politik pada masa awal kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Sejarah kelam tersebut juga menjadi pengingat bahwa masa revolusi kemerdekaan tidak hanya diwarnai perjuangan melawan kekuatan asing, tetapi juga menghadapi berbagai konflik internal yang meninggalkan luka panjang bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #sejarah RiauBagansiapiapiBagansiapiapi 1946Konflik 1946Kuo Min TangLautan ApiPao An TuiPoh An TuiRiauRohilSejarah Kemerdekaan Indonesia

BeritaTerkait

Dua Pemuda Terekam CCTV Curi Pagar Rumah Warga di Duri Barat, Aksi Dilakukan Siang Bolong. Foto : Rayap Besi Beraksi Terekam CCTV

Dua Pemuda Terekam CCTV Curi Pagar Rumah Warga di Duri Barat, Aksi Dilakukan Siang Bolong

by PUTRI ANDY
28 September 2026
0

DURI – Dua orang pemuda terekam kamera CCTV saat diduga mencuri pagar milik rumah warga di Jalan Hibrida III, Kelurahan...

Putri Asal Bengkalis Naik Podium Asian Games Jepang, Sumaya Persembahkan Perak untuk Indonesia

Putri Asal Bengkalis Naik Podium Asian Games Jepang, Sumaya Persembahkan Perak untuk Indonesia

by PUTRI ANDY
21 September 2026
0

DURI - Putri asal Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Sumaya, berhasil naik podium Asian Games di Nagoya, Jepang, setelah mempersembahkan medali...

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis, 4 Bangunan Bersejarah yang Masih Bertahan

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis

by PUTRI ANDY
17 September 2026
0

DURI - Kabupaten Bengkalis, Riau, menyimpan jejak panjang sejarah kolonial Belanda. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan Selat Malaka membuat...

4.028 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Catat 40 Titik dan Asap Ganggu Jarak Pandang

4.028 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Catat 40 Titik dan Asap Ganggu Jarak Pandang

by PUTRI ANDY
15 September 2026
0

RIAU - Sebaran titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera mencapai 4.028 titik pada Selasa (15/9/2026) sore. Dari jumlah tersebut,...

Kaur Desa Tasik Tebing Serai Jadi Tersangka,Terima Uang Rp2,04 Miliar.

Kaur Desa Tasik Tebing Serai Jadi Tersangka,Terima Uang Rp2,04 Miliar

by PUTRI ANDY
12 September 2026
0

DURI -Terima uang Rp2,04 miliar yang diduga berkaitan dengan transaksi lahan, Kaur Pemerintahan Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau,...

Proyek Turap Titi Akar Rupat Utara Rp2,93 Miliar Rusak Parah

by PUTRI ANDY
11 September 2026
0

DURI - Kondisi bangunan Proyek turap di Klenteng Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, menjadi Perhatian Masyarakat setelah...

Next Post
Juru Parkir Nakal di Duri Tarik Tarif Motor Rp3.000, Tarif Rp1.000 di Papan Hanya Pepesan Kosong

Oknum Juru Parkir di Duri Tarik Tarif Motor Rp3.000, Tarif Rp1.000 di Papan Hanya Pepesan Kosong

HUT RI ke-81, Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti Bangkinang Berlangsung Khidmat

HUT RI ke-81, Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti Bangkinang Berlangsung Khidmat

HUT ke-81 RI di Mandau Khidmat, Sang Merah Putih Berkibar di Tengah Semangat Persatuan

HUT ke-81 RI di Mandau Khidmat, Sang Merah Putih Berkibar di Tengah Semangat Persatuan

HUT RI ke-81 di Muara Basung, Budaya Lokal dan Kreativitas Pelajar Bersatu

Polsek Rupat tangkap Dua Pemuda Penikmat Sabu

Polsek Rupat Tangkap Dua Pemuda Positif Sabu 

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Warga Geger, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet SPBU Tapung Hulu

Warga Geger, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Toilet SPBU Tapung Hulu

11 bulan yang lalu

BREAKING NEWS : Awak KRI NANGGALA 402 DiNyatakan Gugur Selamat Jalan pahlawan

5 tahun yang lalu

Culture Shock di Kampar, Pengalaman Unik yang Dihadapi Pendatang Baru

Culture Shock di Kampar, Pengalaman Unik yang Dihadapi Pendatang Baru
by PUTRI ANDY
30 September 2026
0

RIAU - Menetap di daerah baru tidak hanya berarti beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memahami budaya, bahasa.serta kebiasaan...

Selengkapnya

Tesso Nilo Sambut Kelahiran Anak Gajah Sumatera

Tesso Nilo Sambut Kelahiran Anak Gajah Sumatera Jantan
by PUTRI ANDY
30 September 2026
0

DURI - Kabar menggembirakan datang dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau. Seekor Anak gajah sumatera (Elephas...

Selengkapnya

Culture Shock Yang Sering Dirasakan Pendatang Baru di Riau, Bisa Kaget

Culture Shock Yang Sering Dirasakan Pendatang Baru di Riau, Bisa Kaget
by PUTRI ANDY
30 September 2026
0

DURI – Culture shock yang sering dirasakan pendatang baru di Riau bisa membuat kaget, Merantau ke Bumi Lancang Kuning bukan...

Selengkapnya

Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap IRT Jual Sabu-sabu di Desa Bukit Kemuning

Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap IRT Jual Sabu-sabu di Desa Bukit Kemuning
by PUTRI ANDY
30 September 2026
0

DURI - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) harus berurusan dengan pihak berwajib, pasalnya pelaku nekat menjual barang haram narkoba jenis...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist