ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer
Senin, November 2, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis

by PUTRI ANDY
17 September 2026
in Berita Pilihan
Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis, 4 Bangunan Bersejarah yang Masih Bertahan

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis, 4 Bangunan Bersejarah yang Masih Bertahan

0
SHARES
166
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

DURI – Kabupaten Bengkalis, Riau, menyimpan jejak panjang sejarah kolonial Belanda. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan Selat Malaka membuat wilayah yang dikenal sebagai Negeri Junjungan ini memiliki posisi penting dalam aktivitas perdagangan, pemerintahan, hingga komunikasi pada masa Hindia Belanda.

Pada masa kolonial, Bengkalis dikembangkan sebagai salah satu pusat administrasi sekaligus jalur lalu lintas niaga yang strategis. Sejumlah bangunan dan situs peninggalan masa tersebut hingga kini masih dapat dijumpai di Pulau Bengkalis.

BacaJuga

Kecelakaan Travel R Asa Berbuntut Panjang, Dishub Riau Turun Langsung ke Duri,Izin Bisa Dicabut Jika Melanggar

Bupati Kasmarni Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur, Jalan Sudirman Duri Kini Mulus

Diduga Incar Motor di Sekolah dan Rumah Sakit, Ini wajah Pelaku

Peninggalan tersebut bukan hanya berupa bangunan tua, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah perkembangan pemerintahan, perdagangan, telekomunikasi, dan kehidupan sosial masyarakat Bengkalis pada masa lalu.

jejak peninggalan kolonial Belanda yang masih dapat ditemukan di Bengkalis.

1. Penjara Lama Bengkalis atau Huis Van Bewaring

Salah satu peninggalan kolonial yang paling dikenal masyarakat Bengkalis adalah Penjara Lama Bengkalis atau Huis Van Bewaring.

Bangunan yang berada di Jalan Pahlawan, Kota Bengkalis, tersebut didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Sejumlah sumber mencatat perbedaan mengenai tahun pembangunannya, antara sekitar 1810 hingga 1883.

Pada masa kolonial, bangunan ini digunakan sebagai tempat penahanan, termasuk terhadap sejumlah tokoh masyarakat, bangsawan, dan pejuang yang dianggap menentang kekuasaan Belanda.

Masyarakat setempat juga mengenalnya dengan sebutan “Jell Belanda” atau “Rumah Orang Rantai”.

Bangunan dengan karakter arsitektur Eropa tersebut menjadi salah satu saksi perjalanan sejarah Bengkalis. Pada November 2025, bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya.

Kini, kawasan penjara lama tersebut tidak hanya dipandang sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga kerap dimanfaatkan dalam kegiatan seni dan budaya untuk menghidupkan kembali nilai sejarahnya.

2. Situs Rumah Kabel

Jejak modernisasi pada masa Hindia Belanda juga terlihat dari keberadaan Situs Rumah Kabel di Jalan Kelapapati Laut, Bengkalis.

Bangunan ini berkaitan dengan pembangunan jaringan telekomunikasi kabel bawah laut. Pembangunannya disebut dimulai pada 1915 dan diresmikan pada 1917 dengan biaya mencapai lebih dari 400.000 Gulden.

Rumah Kabel menjadi bagian penting dari pengoperasian jaringan telegraf kabel bawah laut yang menghubungkan Bengkalis dengan sejumlah wilayah, termasuk Bagan Siapi-api hingga Tanjung Balai Asahan.

Jaringan tersebut memiliki peran penting dalam komunikasi dan pemantauan lalu lintas kapal di kawasan Selat Malaka yang saat itu menjadi salah satu jalur perdagangan internasional.

Lokasinya berada di belakang SDN 14 Bengkalis dan menghadap langsung ke Selat Bengkalis.

Meski bagian dalam bangunan kini sudah kosong dan sejumlah material disebut telah hilang akibat penjarahan pada masa lalu, sisa struktur dinding beton berukuran sekitar 5 x 5 meter serta sumur tua masih dapat ditemukan.

Situs tersebut menjadi pengingat bahwa Bengkalis pernah menjadi bagian dari jaringan komunikasi modern yang dibangun pemerintah kolonial di kawasan Selat Malaka.

3. Rumah Tuan Kapiten

Peninggalan lainnya adalah Rumah Tuan Kapiten yang berada di Pulau Bengkalis.Bangunan ini disebut selesai dibangun pada 1828 dan memiliki keterkaitan erat dengan sistem pemerintahan kolonial Belanda terhadap komunitas Tionghoa.

Pada masa tersebut, “Kapiten” merupakan pemimpin komunitas Tionghoa yang ditunjuk oleh pemerintah Hindia Belanda. Ia memiliki peran dalam mengatur berbagai urusan administratif dan kemasyarakatan komunitasnya.

Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis, 4 Bangunan Bersejarah yang Masih Bertahan
Jejak Kolonial Belanda di Bengkalis, 4 Bangunan Bersejarah yang Masih Bertahan

Rumah Tuan Kapiten kemudian menjadi salah satu gambaran mengenai sistem tata kelola sosial yang diterapkan pemerintah kolonial.

Dari sisi arsitektur, bangunan tersebut juga memperlihatkan adanya pertemuan unsur budaya lokal, Tionghoa, dan Eropa yang berkembang di Bengkalis pada masa lalu.

4. Rumah Tuan Bengkel

Jejak kolonial lainnya terdapat di kawasan tepi Sungai Bengkalis, tepatnya di Jalan Ahmad Yani.

ADVERTISEMENT

Kawasan tersebut pada masa lalu disebut digunakan sebagai pusat perbengkelan untuk kebutuhan militer dan sipil. Bengkel tersebut digunakan untuk memperbaiki kapal maupun berbagai peralatan yang berkaitan dengan kepentingan pemerintahan kolonial.

Di kawasan itu terdapat sebuah rumah yang dibangun sebagai tempat tinggal pejabat yang bertugas mengawasi kegiatan perbengkelan tersebut.Masyarakat kemudian mengenalnya dengan sebutan “Tuan Bengkel”.

Bangunan tersebut hingga kini masih bertahan dan dirawat. Rumah itu juga ditempati oleh keturunan pemilik tanah yang memiliki hubungan keluarga dengan cucu Datuk Laksamana, salah satu tokoh sejarah lokal.

Menjaga Jejak Sejarah Bengkalis

Keberadaan bangunan-bangunan tersebut menunjukkan bahwa sejarah Bengkalis tidak hanya tersimpan dalam catatan tertulis, tetapi juga dapat ditelusuri melalui bangunan dan situs yang masih bertahan.

Penjara Lama Bengkalis menggambarkan sisi kelam sistem penahanan kolonial. Rumah Kabel memperlihatkan perkembangan teknologi komunikasi. Rumah Tuan Kapiten merekam sistem pemerintahan komunitas pada masa Hindia Belanda, sedangkan Rumah Tuan Bengkel menunjukkan aktivitas perbengkelan yang berkaitan dengan kepentingan militer dan sipil.

Di tengah perkembangan Kota Bengkalis, keberadaan situs-situs tersebut menjadi bagian penting dari identitas sejarah daerah.

Pelestarian tidak hanya diperlukan untuk mempertahankan bangunan fisiknya, tetapi juga untuk memastikan generasi berikutnya memahami cerita, fungsi, dan konteks sejarah yang melekat pada setiap peninggalan.

Dengan demikian, jejak kolonial di Bengkalis tidak berhenti sebagai bangunan tua, melainkan menjadi sumber pembelajaran tentang perjalanan panjang Negeri Junjungan hingga menjadi daerah seperti sekarang.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: BengkalisCagar Budaya BengkalisKolonial BelandaPeninggalan BelandaPenjara Lama BengkalisSejarah Bengkalis

BeritaTerkait

Terlihat bagian Depan Mobil Travel R Asa masih Satu Manajemen Dengan RSima hancur

Kecelakaan Travel R Asa Berbuntut Panjang, Dishub Riau Turun Langsung ke Duri,Izin Bisa Dicabut Jika Melanggar

by PUTRI ANDY
1 November 2026
0

DURI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil travel R Asa, yang diketahui berada dalam satu manajemen dengan...

Bupati Kasmarni Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur, Jalan Sudirman Duri Kini Mulus

Bupati Kasmarni Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur, Jalan Sudirman Duri Kini Mulus

by PUTRI ANDY
30 Oktober 2026
0

DURI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Kasmarni dalam meningkatkan kualitas Pembangunan infrastruktur jalan terus diwujudkan. Salah...

Diduga Incar Motor di Sekolah dan Rumah Sakit, Ini wajah Pelaku

Diduga Incar Motor di Sekolah dan Rumah Sakit, Ini wajah Pelaku

by PUTRI ANDY
23 Oktober 2026
0

DURI – Diduga incar motor di sekolah dan rumah sakit, ini wajah pelaku yang terekam kamera pengawas atau CCTV saat...

Ketika Sawit Membakar langitnya Sendiri

by PUTRI ANDY
21 Oktober 2026
0

DURI - Setiap tahun kita mengulang drama yang sama kebakaran lahan, rapat darurat, water bombing, lalu hujan turun dan semua...

Galian Fiber Optik Diduga Milik Telkom di Jalan Sudirman Duri Makan Korban

Warga Kritik Bekas Galian Fiber Optik di Duri, Pengawasan PUPR Bengkalis Dipertanyakan

by PUTRI ANDY
19 Oktober 2026
0

DURI – Warga mengkritik kondisi bekas galian kabel fiber optik yang diduga milik Telkom di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan...

Di Tengah Kekayaan Minyak Bumi, Jalan Nasional Duri–Rohil Justru Terbengkalai

Di Tengah Kekayaan Minyak Bumi, Jalan Nasional Duri–Rohil Justru Terbengkalai

by PUTRI ANDY
17 Oktober 2026
0

DURI – Di tengah kekayaan minyak bumi yang melekat pada wilayah Duri dan sekitarnya, kondisi infrastruktur jalan nasional justru menjadi...

Next Post
Panduan Layanan Dinas Sosial Kecamatan Mandau : Lapor ODGJ Hingga Urus Banso

Panduan Layanan Dinas Sosial Kecamatan Mandau : Lapor ODGJ Hingga Urus Bansos

11 Paket Sabu Diamankan Polisi di Duri 13, Dua Pria Ditangkap Polsek Mandau

11 Paket Sabu Diamankan Polisi di Duri 13, Dua Pria Ditangkap Polsek Mandau

Rumah Permanen di Duri Terbakar, Diduga Dipicu Arus Pendek Listrik

Rumah Permanen di Duri Terbakar, Diduga Dipicu Arus Pendek Listrik

Kecelakaan Maut di Tol Bangkinang, Dua Penumpang Innova Tewas Diduga Akibat Microsleep

Kecelakaan Maut di Tol Bangkinang, Dua Penumpang Innova Tewas Akibat Microsleep

PJR Polda Riau Kejar Terduga Pelaku Pengeroyokan Sopir Truk di Tol Permai

PJR Polda Riau Kejar Terduga Pelaku Pengeroyokan Sopir Truk di Tol Permai

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

8 bulan yang lalu
MTQ ke-VI Air Jamban Resmi Ditutup Camat Mandau, RW 24 Tak Tergoyahkan di Puncak Juara

MTQ ke-VI Air Jamban Resmi Ditutup Camat Mandau, RW 24 Juara

1 tahun yang lalu

TK Nur Ramadhani Gelar Kegiatan Ecoprint, Tanamkan Kreativitas dan Cinta Lingkungan Sejak Dini

by PUTRI ANDY
2 November 2026
0

DURI – TK Nur Ramadhani menggelar kegiatan kreatif ecoprint dengan teknik pounding (pukul) untuk mengenalkan seni sekaligus menanamkan kecintaan terhadap...

Selengkapnya

Insiden Travel R ASA di Tol Permai, H. Efendi Klarifikasi dan Tegaskan Tanggung Jawab Perusahaan

Insiden Travel R ASA di Tol Permai, H. Efendi Klarifikasi dan Tegaskan Tanggung Jawab Perusahaan
by PUTRI ANDY
2 November 2026
0

DURI – Insiden kecelakaan yang melibatkan travel R ASA di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan mengakibatkan belasan penumpang mengalami luka-luka...

Selengkapnya

Pergi Memancing, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit PT Situmorang

Pergi Memancing, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit PT Situmorang
by PUTRI ANDY
2 November 2026
0

DURI – Seorang pria berinisial HA (58), warga Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, ditemukan meninggal dunia...

Selengkapnya

Lubang Besar Menganga di Jalan Lintas Duri, Warga Pasang Ban dan Pelepah Sawit Cegah Kecelakaan

Lubang Besar Menganga di Jalan Lintas Duri, Warga Pasang Ban dan Pelepah Sawit Cegah Kecelakaan
by PUTRI ANDY
2 November 2026
0

DURI - Pengendara yang melintasi Jalan Lintas Duri, tepatnya di depan Jalan Jawa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, harus meningkatkan kewaspadaan...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist