DURI – Akibat kebakaran Hutan dan Lahan Kualitas udara di Duri, kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, saat ini berada pada kategori sedang hingga tidak sehat bagi masyarakat.
Indeks kualitas udara (AQI) berada di kisaran 58, dengan partikel halus menjadi salah satu polutan utama yang perlu diwaspadai, Senin (24/08/2026).

Berdasarkan kondisi udara yang terpantau, polutan yang dominan adalah PM2.5 dan PM10. PM2.5 menjadi perhatian karena partikelnya berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk lebih jauh ke dalam saluran pernapasan.
Sementara itu, sejumlah parameter gas lainnya seperti NO2, O3, CO dan SO2 secara umum masih berada pada kategori baik hingga cukup baik.
Kelompok Sensitif Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan oleh kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Kelompok sensitif disarankan mengurangi aktivitas fisik dalam waktu lama di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan.
Masyarakat umum masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan memantau perubahan kualitas udara, kondisi cuaca, serta kemungkinan munculnya titik panas yang dapat memengaruhi kualitas udara di wilayah Duri dan sekitarnya.
Kondisi kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu, khususnya ketika terjadi peningkatan konsentrasi partikulat akibat aktivitas pembakaran, debu, maupun kondisi cuaca tertentu.
Masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan mengurangi paparan asap apabila kualitas udara kembali memburuk.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













