KabarDuri, DURI– Aksi arogan pengemudi truk tronton mengancam keselamatan pengguna Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Kamis malam (26/06/2025) sekitar pukul 22.38 WIB, sebuah truk tronton dengan plat nomor H 8683 OF terlihat berhenti di jalur kanan ruas KM 50 tol arah Pekanbaru-Dumai, memaksa mobil pribadi yang berada di belakangnya terjebak di tengah dua truk besar.
Seorang narasumber yang juga pengendara mobil pribadi mengungkapkan pengalaman mencekam itu kepada KabarDuri.Net.

Ia menjelaskan bahwa awalnya ia memberi isyarat dengan lampu dim agar truk tronton di depannya memberi jalan. Namun bukannya berpindah, truk tersebut justru menghentikan kendaraannya di jalur kanan, sementara truk lainnya berada tepat di belakang mobil pribadi itu.
“Saya merasa diintimidasi karena mobil saya berada di tengah-tengah, diapit oleh dua truk besar yang berhenti di jalur kanan. Terjadi cekcok argumen, dan sopir truk tidak mau berpindah ke jalur kiri sesuai aturan,” kata narasumber.
Kondisi ini sangat membahayakan, mengingat aturan dari pihak pengelola Tol Pekanbaru–Dumai dengan jelas menyebutkan bahwa jalur kanan hanya digunakan untuk mendahului, sedangkan bus dan truk diwajibkan berada di jalur kiri. Berada di tengah situasi tersebut, pengendara mobil pribadi akhirnya memutuskan untuk mendahului dari jalur kiri demi menjaga keselamatan keluarganya.
“Saat itu sangat gelap, dan saya takut truk tersebut kembali berhenti di jalur kanan. Keselamatan anak dan istri saya menjadi prioritas,” tambah narasumber.
Aksi arogansi sopir tronton dengan plat H 8683 OF ini sangat disayangkan dan dapat membahayakan para pengguna Jalan Tol Pekanbaru–Dumai.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat menindak tegas pelanggaran semacam ini guna mencegah risiko kecelakaan dan memberikan efek jera bagi pengemudi kendaraan berat yang tidak mematuhi aturan.*RK1
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











