RIAU – Beras SPHP Meranti telah didistribusikan secara masif oleh Polsek Rangsang dan Polsek Tebing Tinggi Barat Polres Kepulauan Meranti pada Sabtu (27/9/2025).
Penyaluran dilakukan langsung dari Gudang Beras Bunga Raya ke wilayah hukum kedua polsek untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat Kecamatan Rangsang dan Kecamatan Rangsang Pesisir.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH, SIK, MH menjelaskan, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 6.000 sak beras SPHP atau setara 30 ton, Selasa (30/09/2025).
Pendistribusian ini terbagi untuk beberapa lokasi, yakni Kecamatan Rangsang sebanyak 795 sak (3,975 ton) dan Kecamatan Rangsang Pesisir sebanyak 5.205 sak (26,025 ton).

“Distribusi di Kecamatan Rangsang melalui Pelabuhan Desa Repan sebanyak 595 sak (2,975 ton) dan Pelabuhan Desa Topang sebanyak 200 sak (1 ton). Sementara di Kecamatan Rangsang Pesisir, kami mendistribusikan beras melalui Pelabuhan Dorak sebanyak 950 sak (4,75 ton) dan Pelabuhan Desa Kayu Ara,” jelas AKBP Aldi.
Selain itu, Polsek Tebing Tinggi Barat juga telah menyalurkan beras SPHP sesuai pesanan dari desa-desa.
Desa Gogok menerima 0,5 ton (100 kampit), Desa Maini 2,5 ton (500 kampit), Desa Mantiasa 2,5 ton (500 kampit), Desa Tanjung Peranap 3,5 ton (700 kampit), Desa Tanjung 2 ton (400 kampit), Desa Kundur 1,5 ton (300 kampit), Desa Alai 3 ton (600 kampit), Desa Batang Malas 1 ton (200 kampit), Desa Tenan 1,5 ton (300 kampit), Desa Tanjung Darul Takzim 1 ton (200 kampit), serta Desa Pak Daulay dan Surya menerima total 160 kampit.
Polsek Tebing Tinggi Barat sendiri menyalurkan 10 kampit. Total keseluruhan mencapai 20 ton beras SPHP atau 4.000 kampit.
Kapolres Meranti menegaskan, proses penyaluran beras SPHP ini telah selesai dan sudah sampai ke desa-desa masing-masing. “Kami pastikan bantuan sampai kepada masyarakat dengan aman dan situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Pendistribusian beras ini merupakan bentuk komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung program bantuan sosial pangan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, terutama di wilayah pesisir dan desa terpencil.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















