KabarDuri, DURI- Majeli (41) karyawan PT.Adei Tewas di Atas Pohon Kelapa Sawit di Kebun milik PT Adei di KM 4 Divisi 13, Desa Tengganau, Pinggir, Bengkalis.
Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Saat dikonfirmasi KabarDuri.Net membenarkan Kejadian telah ditemukan Seorang Pria di Atas Pohon Kelapa Sawit dalam Kondisi Tidak Bernyawa lagi.
“Benar korban bernama Majeli (41),kejadian pada Tanggal (8/9), ditemukan tidak bernyawa lagi di Atas Pohon pelepah Kelapa Sawit,” Terang Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo, Selasa (12/9), Siang.
Setyo Bimo Menjelaskan Kronologia kejadian meninggal nya Majeli (41) salah seorang Karyawan PT Adei bermula Pada tanggal (8/9 ) Sekira pukul 19.00 WIB Majeli (41) bersama Putra (Red-Teman Korban) bersama Mencari Ayam Hutan di Perkebunan Milik PT.Adei
Setelah di TKP Majeli (41) bersama Putra (Red-Teman korban ) Melihat Ayam Hutan dan Langsung menembak dengan senapang Angin.
yang mana menurut mereka (saksi dan korban) ayam hutan tersebut terkena tembakan diatas pohon kelapa sawit, sehingga langsung dicarinya dipokok pohon kelapa sawit tersebut.
“Yang mana pada saat mencari ayam hutan tersebut korban memanjat pokok pohon kelapa sawit tersebut, dan tiba2 saja terjatuh lemas dan sangkut dipelepah pohon kelapa sawit dengan posisi kepala di bawah dan kaki nya terjepit dipelepah,” Jelas AKBP Setyo Bimo
Lanjutkan, Melihat temannya jatuh dan sangkut dipokok pohon kelapa sawit tersebut saksi lari mencari pertolongan ke arah perumahan, dan bersama karyawan kebun PT. Adei an. Adi Yusuf (Ucok),membantu menolong korban untuk diturunkan dari atas Pohon Kelapa Sawit, yang selanjutnya korban langsung dilarikan ke RS Mutia Sari Duri, dan telah meninggal dunia dengan dugaan penyakit jantung.
di jelaskan Oleh Kapolre Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro Hasil dari penjelasan Rumah Sakit Mutia Sari
“terkait pasien Majeli, Pasien datang ke IGD sudah dalam keadaan meninggal dunia, kemudian di lakukan pemeriksaan EKG (Rekam Jantung), dengan hasil bahwa pasien sudah di nyatakan meninggal dunia. Yang mana Pasien An. Majeli ada riwayat penyakit jantung Yang seharusnys rutin kontrol ke dokter, Tetapi Majeli tidak kontrol dan tidak melanjutkan minum obat. Untuk pemeriksaan fisik tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh pasien,”Jelas kapolres Bengkalis ke KabarDuri.Net
KabarDuri juga mendapatkan keterangan dari manajemen pihak PT Ade, “Wahyudi
Bahwa benar korban akhir akhir ini sering meminta izin ke perusahaan untuk berobat dengan alasan sesak nafas,” Terangnya Kepada kabarDuri.Net
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















