DURI – Kabupaten Kampar, Riau, tidak hanya dikenal dengan wisata sungai dan perbukitannya, Daerah yang berada di kawasan Bukit Barisan ini juga menyimpan destinasi wisata minat khusus yang menawarkan pengalaman petualangan berbeda, yakni wisata susur gua atau caving.
Dua lokasi yang menjadi favorit para pencinta petualangan adalah Gua Tanah Bedengung di Kecamatan Koto Kampar Hulu dan kompleks gua di kawasan Air Terjun Batu Tilam, Kecamatan Kampar Kiri Hulu.
Kedua destinasi tersebut menawarkan keindahan alam yang masih alami serta tantangan medan yang memacu adrenalin.
Gua Tanah Bedengung, Gua Unik yang Mengeluarkan Suara Berdengung
Goa Tanah Bedengung yang berada di ujung Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, menjadi salah satu destinasi susur gua paling menarik di Kampar.
Nama gua ini berasal dari fenomena unik yang terjadi di dalam kawasan gua, yakni munculnya suara berdengung yang menggema ketika bagian tertentu dari permukaan tanah atau batuan diinjak.

Selain fenomena alam yang langka, gua ini juga menyimpan formasi batuan kapur alami yang masih terjaga. Mulut gua memiliki lebar sekitar lima meter dengan kondisi cukup curam sehingga menambah sensasi petualangan bagi pengunjung.
Jejak Sejarah di Dalam Gua
Di dalam Goa Tanah Bedengung terdapat batu yang menyerupai kursi. Masyarakat setempat meyakini batu tersebut pernah digunakan para tetua adat sebagai tempat bermusyawarah pada masa lampau.
Medan menuju lokasi masih tergolong alami karena belum tersedia jalur permanen. Pengunjung harus melewati semak belukar sebelum mencapai mulut gua.
Namun, tanpa peralatan caving profesional sekalipun, wisatawan masih dapat menjelajahi bagian dalam gua hingga sekitar 100 meter dengan bantuan lampu senter.
Lokasi ini dapat ditempuh sekitar dua hingga tiga jam perjalanan darat dari Pekanbaru.
Gua di Balik Air Terjun Batu Tilam Jadi Daya Tarik Utama
Bagi pencinta wisata ekstrem, kawasan Air Terjun Batu Tilam di Desa Kebun Tinggi, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, menawarkan pengalaman yang lebih menantang.
Destinasi ini pernah meraih Juara I Anugerah Pesona Indonesia (API) pada kategori Surga Tersembunyi Terpopuler.
Keunikan utama Batu Tilam terletak pada keberadaan gua yang berada tepat di balik aliran air terjun. Sensasi berjalan di belakang tirai air raksasa sambil memasuki gua menjadi pengalaman langka yang sulit ditemukan di tempat lain.
Dikelilingi oleh Puluhan Air Terjun dan Hutan Lindung
Kawasan Batu Tilam memiliki sejumlah objek wisata alam menarik, termasuk Goa Kelelawar dan beberapa mulut gua yang menghadap langsung ke panorama hutan lindung Suaka Margasatwa Rimbang Baling.
Tidak hanya itu, kawasan ini juga dikelilingi sekitar 27 titik air terjun dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai hingga 140 meter. Pemandangan hutan tropis yang masih terjaga menjadikan lokasi ini surga bagi pecinta alam dan fotografi.
Akses Menantang, Hadiah Pemandangan Luar Biasa
Perjalanan menuju Batu Tilam membutuhkan kondisi fisik yang prima. Sebagian besar akses masih berupa jalan tanah berbukit dan terjal sehingga lebih cocok dilalui kendaraan offroad atau sepeda motor yang telah dimodifikasi untuk medan berat.
Meski demikian, masyarakat setempat telah mengembangkan sejumlah fasilitas pendukung secara swadaya.
Wisatawan dapat memanfaatkan area berkemah yang berada dekat mulut gua maupun homestay sederhana untuk menikmati suasana alam lebih lama.
Dengan keunikan geologi, panorama hutan yang masih perawan, serta tantangan medan yang memacu adrenalin, Goa Tanah Bedengung dan kawasan Gua Air Terjun Batu Tilam layak menjadi destinasi wisata susur gua terbaik di Kabupaten Kampar bagi para pencinta petualangan alam.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.














