DURI – Sejumlah guru di SMPN 5 Mandau,mengaku gerah dengan adanya pengumpulan dana Diduga untuk kegiatan pengecatan sekolah yang dibebankan kepada para guru.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang selama ini diterima sekolah.
Salah seorang guru yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa atas adanya kutipan tersebut. Menurutnya, para guru diminta memberikan sumbangan untuk mendukung pengecatan lingkungan sekolah.
“Yang menjadi pertanyaan kami, ke mana dana BOS selama ini digunakan?” ujar sumber tersebut kepada wartawan, Kamis (25/06/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh kabarduri.net, sebanyak 41 guru turut berpartisipasi dalam pengumpulan dana tersebut. Dari hasil sumbangan para guru, terkumpul dana sebesar Rp4.200.000 yang disebut akan digunakan untuk kebutuhan pengecatan sekolah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai pengumpulan dana dari para guru untuk pengecatan sekolah, Kepala SMPN 5 Mandau tidak memberikan jawaban terkait substansi pertanyaan yang diajukan.
Alih-alih menjelaskan penggunaan dana maupun mekanisme pengumpulan sumbangan tersebut, kepala sekolah justru meminta wartawan Kabar Duri untuk menghubungi pihak lain.
“Hubungi nomor ini saja ya, ketuanya,” jawab kepala sekolah singkat saat dikonfirmasi kabarduri.net.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











