DURI – Dua tahun berlalu, laporan dugaan penganiayaan terhadap Haris Sitorus yang dilaporkan sejak Oktober 2024 hingga kini masih dipertanyakan keluarga korban.
Saat datang ke Polsek Pinggir untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut, keluarga korban mengaku malah mendapat bentakan dari seorang Oknum personel kepolisian.
Kakak korban, Mesriani Sitorus, mengatakan pihak keluarga telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut pada Oktober 2024. Laporan itu dibuat atas nama Denny Krismanto Sitorus.

Menurut Mesriani, keluarga hingga kini belum memperoleh kejelasan mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut. Kondisi itu membuat keluarga mempertanyakan sejauh mana proses hukum terhadap dugaan penganiayaan yang dialami Haris.
“Sudah kami laporkan sejak dua tahun lalu, tepatnya bulan Oktober 2024 atas nama pelapor Denny Krismanto Sitorus. Tapi sampai sekarang tidak ada rimbanya,” ujar Mesriani.
Kekecewaan keluarga kembali mencuat setelah Mesriani mendatangi Mapolsek Pinggir pada Kamis (6/8/2026). Kedatangannya bertujuan menanyakan perkembangan laporan dugaan penganiayaan terhadap adiknya.
Namun, ia mengaku tidak mendapatkan penjelasan yang diharapkan. Mesriani justru mengaku dibentak oleh salah seorang personel yang disebutnya bernama jaka
“Sedihnya saya, jangankan dapat jawaban yang menggembirakan akan keadilan, malah saya dibentak anggota polisi, namanya Jaka,” katanya.
Mesriani mempertanyakan alasan laporan tersebut belum mendapatkan kejelasan meski telah dilaporkan sejak 2024.
“Ini sebenarnya kasus receh, tapi kenapa tidak bisa diselesaikan? Ada apa ini,” keluhnya.
Sebelumnya, Haris disebut menjadi korban dugaan penganiayaan oleh sekelompok pemuda. Keluarga menyebut aksi kekerasan tersebut berlangsung hingga korban diduga dilindas dan diseret.
Haris sendiri diketahui sebelumnya menjalani hukuman selama 18 bulan di Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam perkara pencurian.
KabarDuri telah meminta konfirmasi kepada Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama mengenai status laporan dugaan penganiayaan yang disebut dibuat pada Oktober 2024.
Konfirmasi juga disampaikan terkait perkembangan penanganan perkara serta pengakuan keluarga korban yang diduga dibentak salah seorang Oknum saat menanyakan kasus tersebut di Mapolsek Pinggir.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pinggir belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












