SUMBAR – Akses jalan Padang-Solok di depan Kantor Bupati Solok, Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali dapat dilalui kendaraan setelah sebelumnya tertutup material banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada Senin (21/9) malam.
Kasat Lantas Polres Solok IPTU Akbar Kharisma Tanjung mengatakan, jalur Solok-Padang saat ini sudah bisa dilalui kendaraan. Namun, sejumlah titik masih dalam penanganan karena petugas bersama tim terkait masih membersihkan dan mengangkut material banjir menggunakan alat berat.
“Untuk akses Solok-Padang sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Akbar di Solok, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, aktivitas alat berat dan kendaraan pengangkut material masih berlangsung di sejumlah lokasi terdampak. Kondisi tersebut membuat pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Kendaraan pengangkut material masih keluar-masuk kawasan terdampak. Petugas kepolisian pun terus melakukan pengaturan guna menjaga kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan.
“Untuk arus jalan melihat situasi dan kondisi. Kadang dialihkan ke jalur lama atau jalur Lingkar Pintu Angin,” ujarnya.
Pengalihan arus dilakukan apabila kondisi jalan utama terganggu oleh aktivitas pembersihan maupun pengangkutan material banjir. Petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim yang berada di lokasi sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas.
Selain jalur utama Solok-Padang, Jalan Lingkar Pintu Angin di Koto Gaek Guguk, Kabupaten Solok, juga menjadi salah satu jalur alternatif yang digunakan untuk mengatur pergerakan kendaraan.
Pengendara Diminta Tidak Terobos Area Penanganan
Kasat Lantas Polres Solok mengimbau pengendara yang melintas di kawasan terdampak banjir bandang agar tidak menerobos area yang masih menjadi lokasi pengerjaan.
Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan kecepatan dan jalur perjalanan dengan kondisi terkini.
“Kami mengimbau pengendara agar tidak menerobos dan mengganggu arus lalu lintas, karena masih ada pengerjaan material banjir dan evakuasi di rumah warga yang terdampak,” katanya.
Saat ini, petugas bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan dan pengangkutan material banjir bandang yang menutupi sejumlah bagian jalan serta kawasan permukiman.
Selain pemulihan akses jalan, proses evakuasi dan pencarian warga terdampak juga masih berlangsung di sejumlah lokasi.
Hingga Rabu, satu orang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












