KabarDuri,DURI – Kota Duri yang dikenal sebagai Kota Minyak seolah kehilangan sinarnya. Harapan masyarakat untuk mendapatkan fasilitas memadai tampaknya hanya menjadi janji manis belaka.
Di momen perayaan Idulfitri, sejumlah lampu PJU di sepanjang Jalan Sudirman padam, namun tidak ada tindakan ataupun solusi dari dinas terkait.Minggu, 10/4/2025.
Pantauan KabarDuri.Net, kondisi gelap gulita terlihat jelas di beberapa titik, terutama di kawasan Pasar Mandau hingga depan Kantor Dukcapil Mandau.

Ironisnya, kawasan tersebut merupakan jantung Kota Duri yang justru dibiarkan tanpa penerangan jalan yang layak.
Seorang pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut mengaku kecewa. Ia berharap Dinas Perhubungan benar-benar serius menanggapi persoalan lampu jalan.
“Pasar Mandau itu pusat keramaian, tapi gelap dan Jangan tunggu viral dulu baru sibuk benahi. Ini menyangkut keselamatan dan citra kota, Hanya penerangan dari lapak pedagang saja yang terlihat. Sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Nada serupa juga disampaikan seorang warga lainnya. Ia menilai, predikat ‘Kota Minyak’ tidak sebanding dengan kondisi sebenarnya.
“Jalan Sudirman gelap, seperti kota mati. Mana kotanya katanya kaya? Fasilitas dasar saja tak mampu dibenahi,” ungkapnya dengan nada kesal.

KabarDuri.Net mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto, melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang telah dibaca tersebut tak kunjung mendapatkan balasan. Sikap bungkam ini memunculkan pertanyaan: apakah Kadishub Kabupaten Bengkalis alergi terhadap wartawan?
Masyarakat kini menunggu aksi nyata dari pemerintah, bukan sekadar slogan belaka. Kota Duri layak mendapatkan penerangan yang memadai, terlebih di masa perayaan keagamaan seperti Idulfitri.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















