DURI – Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Kebakaran tersebut diperkirakan melanda lahan seluas sekitar 20 hektare.
Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek saat dikonfirmasi KabarDuri.net mengatakan, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.
“Saat ini kita dihadapkan dengan situasi kemarau panjang. Tentunya hal ini menjadi salah satu potensi atau bisa dikatakan sebagai katalis terjadinya kebakaran lahan,” ujar AKP I Made Pasek.
Menurutnya, personel Polsek Mandau bersama personel Polres Bengkalis, TNI, BPBD, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran kembali.

“Namun demikian personel Polsek Mandau yang di-backup oleh personel Polres, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api tetap standby untuk respons yang lebih cepat bilamana terjadi kebakaran lagi,” jelasnya.
Sementara itu, terkait penyebab utama kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Dalam proses tersebut, Polsek Mandau berkolaborasi dengan Satuan Reskrim Polres Bengkalis.
“Untuk penyebab utama kebakaran ini terjadi, pihak kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Dalam melaksanakan proses penyelidikan, kami berkolaborasi dengan Satuan Reskrim Polres Bengkalis,” katanya.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Namun, proses wawancara terhadap para saksi hingga kini masih berlangsung.
“Untuk update sementara, beberapa saksi telah kami mintai keterangan dan sampai saat ini masih dalam proses wawancara,” ungkap AKP I Made Pasek.
Setelah seluruh informasi dari hasil wawancara diperoleh, pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Bilamana kami sudah mendapatkan seluruh informasi dari wawancara tersebut, kami akan melaksanakan gelar perkara untuk mengambil langkah lebih lanjut,” pungkasnya.
Karhutla tersebut terjadi di Jalan Tegar, RT 5/RW 17, Kelurahan Pematang Pudu. Berdasarkan data PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Bengkalis, lahan yang terbakar merupakan tanah gambut dengan vegetasi perkebunan sawit dan semak belukar.
Penanganan dan pemantauan di lokasi melibatkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, MPA serta masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.












