KabarDuri, DURI – Fenomena pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, makin meresahkan warga.
Salah satu narasumber kabarduri.net menyampaikan keprihatinannya terhadap keberadaan PSK yang dinilai sudah merajalela tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum, Kamis,(17/04)

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan
Menurut narasumber tersebut, keberadaan PSK yang tersebar dari wilayah Kilometer 7 hingga Kilometer 9 telah membawa dampak negatif yang signifikan bagi masyarakat.
“PSK itu sangat meresahkan. Banyak suami yang gajinya habis untuk mereka kita Berharap Aparat Hukum bisa bertindak” ujarnya.
Lebih lanjut, narasumber itu mengungkapkan bahwa aktivitas para PSK tidak hanya merusak moral, tetapi juga memicu kehancuran rumah tangga di lingkungan sekitar. Ia berharap pihak pemerintah kecamatan segera mengambil tindakan konkret.
“Kami minta ada razia dari pemerintah kecamatan, Jangan sampai lebih banyak lagi rumah tangga yang hancur karena ulah mereka,” tutupnya dengan nada kecewa.
Menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan akhirnya angkat bicara.
Saat dikonfirmasi kabarduri.net, Kapolres menyatakan komitmennya untuk segera mengambil langkah hukum terhadap praktik-praktik ilegal yang meresahkan warga tersebut.
“Akan segera kami tindak,” tegas AKBP Budi Setiawan kepada KabarDuri.Net*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















