DURI – Mudik lewat RoRo Bengkalis diprediksi kembali mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi antrean panjang di pelabuhan, masyarakat yang akan menyeberang diimbau mempersiapkan tiket perjalanan lebih awal secara online.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, ArdiansyahArdiansyah, mengingatkan para pengguna jasa penyeberangan, khususnya kendaraan roda empat, agar membeli tiket kapal melalui aplikasi TRIPS Bengkalis sebelum tiba di pelabuhan.
Menurutnya, layanan pemesanan tiket secara daring tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda empat, baik mobil penumpang maupun mobil pick up yang akan menggunakan kapal Roll On Roll Off (RoRo) pada rute penyeberangan Air Putih – Sungai Selari.
“Melalui aplikasi TRIPS Bengkalis, masyarakat bisa memesan tiket dengan lebih mudah tanpa harus mengantre di pelabuhan. Cukup melalui ponsel, tiket sudah bisa dipesan kapan saja,” ujar Ardiansyah,Rabu (11/03/2026).

Dishub Bengkalis juga menyediakan kode QR yang dapat dipindai masyarakat untuk langsung mengunduh aplikasi tersebut. Dengan sistem digital ini, proses pelayanan penyeberangan diharapkan menjadi lebih tertib, cepat, dan efisien, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang mudik Lebaran.
Selain itu, Dishub Bengkalis juga telah menerbitkan surat edaran tentang Pengaturan dan Pengendalian Antrean Pengguna Jasa Penyeberangan Air Putih dan Sungai Selari selama masa arus mudik dan arus balik Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H).
Surat edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dishub Bengkalis Ardiansyah pada Jumat, 6 Maret 2026. Dalam surat itu dijelaskan bahwa pengaturan dan pengendalian kendaraan pengguna jasa penyeberangan akan diberlakukan mulai 10 Maret hingga 29 Maret 2026, dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.
Rute penyeberangan Air Putih menuju Sungai Selari merupakan salah satu jalur transportasi penting yang menghubungkan Pulau Bengkalis dengan daratan Sumatera. Setiap musim mudik, jalur ini kerap dipadati kendaraan yang hendak menyeberang.
Karena itu, penggunaan sistem tiket online diharapkan mampu membantu mengurai antrean kendaraan yang biasanya terjadi di area pelabuhan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
Ardiansyah pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital tersebut agar perjalanan mudik dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.
“Dengan satu aplikasi, masyarakat sudah bisa mengurus tiket penyeberangan dengan mudah. Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini agar perjalanan mudik berjalan tertib dan tidak terjadi antrean panjang di pelabuhan,” pungkasnya.*Ramadhan
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















