Menurut laporan yang dikutip kabarduri.net dari Kuantan Xpress.id, pelaku pria diketahui berinisial PJ yang menjabat sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Pebaun Hilir, dan wanita berinisial HS yang merupakan bidan desanya.
“Mobil itu bergoyang-goyang, pas kami cek, ternyata mereka lagi enak-enakan di dalam. Kami kaget karena keduanya ASN, dan kejadiannya di halaman masjid pula,” ujar salah satu warga.

Tak hanya digerebek, keduanya kemudian diamankan dan diarak oleh warga menuju kantor Desa Koto Gunung untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan yang dinilai mencoreng nama baik pemerintahan dan mencederai nilai-nilai moral masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait sanksi yang akan diberikan kepada kedua oknum tersebut**
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















