DURI – Pj Kades Pamesi Zulkarnain memilih bungkam saat KabarDuri.net mengonfirmasi aksi demo puluhan emak-emak yang mendesaknya mundur. Aksi protes itu pecah pada Rabu (10/9/2025) di depan kantor desa, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.
Puluhan emak-emak mengibarkan poster dan berorasi lantang.Mereka menolak kepemimpinan Zulkarnain. “Kami tidak ingin lagi dipimpin Pj Kades Zulkarnain. Beliau semena-mena, jarang bersosialisasi dengan masyarakat, dan setiap ada masalah selalu berdalih itu perintah Bupati Bengkalis Kasmarni,” teriak salah seorang orator, Sabtu (13/09/2025).

Kedua Pejabat ini Juga Kompal Bungkam Saat di Konfirmasi KabarDuri.net terkait Demo Masyarakat di Depan Kantor Desa Pamesi
Warga memperlihatkan sikap keras dan menegaskan ketidakpuasan mereka terhadap gaya kepemimpinan Zulkarnain. Mereka menilai Pj Kades sudah tidak lagi mewakili aspirasi masyarakat.
Pada Jumat (12/9/2025), KabarDuri.net meminta klarifikasi kepada Zulkarnain soal tudingan masyarakat. Namun, Zulkarnain tetap bungkam dan menolak memberi tanggapan.
Redaksi KabarDuri.net juga menghubungi Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusdy, untuk meminta komentar terkait gejolak di Desa Pamesi.Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, sang camat tidak mengeluarkan sepatah kata pun.

Kini publik menunggu sikap tegas Bupati Bengkalis Kasmarni. Apakah ia akan merespons tuntutan masyarakat dengan mencopot Pj Kades Zulkarnain.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















