DURI – Film Drama Religi Indonesia berjudul Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air mulai 29 Januari 2026. Film ini mengangkat tema emosional tentang pergulatan batin, kesehatan mental, serta pencarian makna spiritual di tengah luka kehidupan, Jum’at (23/01/2026).
Disutradarai oleh Jay Sukmo, film ini merupakan hasil produksi Paragon Pictures bekerja sama dengan Ideosource Entertainment. Sejumlah nama besar turut membintangi film ini, di antaranya Revalina S. Temat, Megan Domani, dan Gunawan.
Film ini menyoroti realitas pahit kehidupan keluarga, terutama dampak pengkhianatan rumah tangga dan luka masa lalu terhadap kondisi psikologis seorang ibu dan anak. Cerita dikemas dengan pendekatan humanis dan religius, menyentuh sisi terdalam tentang harapan, keikhlasan, dan kekuatan doa yang kerap terucap hanya di dalam hati.

Trailer resmi film ini telah dirilis pada awal Januari 2026 dan langsung menarik perhatian publik. Dalam trailer tersebut, penonton diajak merenungkan satu pesan utama: bahwa doa-doa yang tak terucap sekalipun, tetap didengar oleh Tuhan.
Kehadiran film ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi refleksi spiritual bagi penonton, khususnya mereka yang pernah atau sedang berjuang menghadapi luka batin dan ujian hidup.
Dengan tema yang dekat dengan realitas sosial masyarakat Indonesia, Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? diprediksi akan menjadi salah satu film drama religi yang paling menyentuh di awal tahun 2026.
Sinopsis Film “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?”
Film ini mengisahkan perjuangan seorang ibu tunggal dan anaknya yang berasal dari keluarga broken home. Keduanya harus menghadapi kenyataan pahit akibat pengkhianatan dalam rumah tangga yang meninggalkan luka mendalam dan trauma masa lalu.
Sang ibu berusaha bertahan di tengah himpitan hidup dan rasa kecewa yang tak kunjung sembuh, sementara sang anak tumbuh dengan beban batin dan pertanyaan tentang arti keluarga, cinta, dan kehadiran Tuhan dalam hidup mereka.
Dalam perjalanan hidup yang penuh air mata dan keheningan doa, keduanya perlahan belajar untuk berdamai dengan masa lalu, memaafkan, dan kembali menemukan harapan.
Film ini menyajikan kisah tentang iman, keteguhan hati, dan keyakinan bahwa Tuhan selalu mendengar, bahkan doa yang tak sempat terucap.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















