Terdapat tiga permasalahan yang disampaikan Kepala Daerah tersebut, yakni terkait Isu Kawasan Hutan, Isu Abrasi, dan Isu Pembangunan Jembatan.
Menurut Bupati, ketiga isu ini adalah alternatif yang strategis dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi nasional yang bertumpu pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata, industri, dan pertambangan migas yang berwawasan lingkungan.
Pertama soal kawasan hutan, dikatakan Kepala Daerah Bengkalis, pada rancangan Perda RTRW Kabupaten Bengkalis, nantinya akan dilakukan usulan/ditandai tempat-tempat yang termasuk didalam kawasan hutan, seperti fasilitas umum, fasilitas sosial, pemukiman, perkebunan masyarakat, dan perikanan masyarakat yang termasuk dalam kawasan hutan.
“Jadi nantinya, jika ada perubahan peruntukkan kawasan hutan, maka tempat-tempat yang sudah ditandai akan menjadi prioritas utama dalam pengusulan perubahan kawasan hutannya,” ucap Kepala Daerah.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.















