DURI – Daftar tanaman pangan dan jumlah produksinya di Kabupaten Bengkalis meliputi padi dengan produksi mencapai 8.170,30 ton, serta komoditas pangan lainnya seperti ubi kayu (singkong), ubi jalar, palawija dan kacang-kacangan.
Secara keseluruhan, produksi tanaman pangan utama Kabupaten Bengkalis tercatat mencapai 8.811,93 ton berdasarkan dokumen RPJMD Kabupaten Bengkalis 2025–2029 yang disusun Bappeda.
Padi menjadi salah satu komoditas tanaman pangan yang paling dominan di Kabupaten Bengkalis. Produksinya mencapai 8.170,30 ton, dengan wilayah penghasil utama berada di kawasan persawahan seperti Kecamatan Siak Kecil dan Kecamatan Rupat.
Sementara itu, ubi kayu atau singkong menjadi salah satu komoditas pangan penting lainnya. Kecamatan Pinggir tercatat sebagai salah satu wilayah dengan produksi tanaman pangan yang tinggi, yakni mencapai 4.073,35 ton untuk akumulasi komoditas tanaman pangan di wilayah tersebut.

Selain padi dan ubi kayu, tanaman pangan lainnya yang dibudidayakan masyarakat Kabupaten Bengkalis meliputi ubi jalar, palawija dan kacang-kacangan. Komoditas tersebut umumnya dikembangkan pada lahan kering maupun ladang masyarakat.
Wilayah Penghasil Tanaman Pangan
Sebaran produksi tanaman pangan di Kabupaten Bengkalis tersebar di sejumlah kecamatan. Beberapa wilayah tercatat memiliki kontribusi produksi yang cukup besar.
Kecamatan Siak Kecil dan Rupat menjadi wilayah yang memiliki peran penting dalam produksi padi. Keberadaan areal persawahan membuat kedua kecamatan tersebut menjadi bagian dari sentra produksi pangan berbasis padi di Kabupaten Bengkalis.
Kecamatan Pinggir juga menjadi salah satu wilayah dengan produksi tanaman pangan yang tinggi. Berdasarkan data dalam dokumen perencanaan daerah, akumulasi produksi tanaman pangan di Kecamatan Pinggir mencapai 4.073,35 ton.
Sementara Kecamatan Mandau tercatat memberikan kontribusi produksi tanaman pangan sebesar 3.427,46 ton. Produksi tersebut berasal dari berbagai komoditas tanaman pangan dan palawija yang dikembangkan masyarakat.
Padi Jadi Komoditas Utama
Dengan produksi mencapai 8.170,30 ton, padi menjadi salah satu komoditas utama dalam sektor tanaman pangan Kabupaten Bengkalis.
Produksi padi tersebut menunjukkan bahwa subsektor tanaman pangan masih memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.
Di samping padi, ubi kayu, ubi jalar, palawija dan kacang-kacangan juga menjadi bagian dari potensi pertanian pangan daerah.
Sebaran produksi di berbagai kecamatan menunjukkan bahwa pengembangan tanaman pangan Kabupaten Bengkalis tidak hanya bertumpu pada satu wilayah.
Siak Kecil dan Rupat memiliki peran dalam produksi padi, sementara Pinggir dan Mandau tercatat memiliki kontribusi besar terhadap akumulasi produksi tanaman pangan.
Data produksi tersebut menjadi salah satu gambaran potensi sektor pertanian Kabupaten Bengkalis dalam mendukung ketahanan pangan daerah selama periode pembangunan 2025–2029.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













