Polanya antara lain, akan diberlakukan sistem buka tutup maksimal 1 jam sekali, atau juga 30 menit sekali. Karena tidak mungkin jalan Lintas Timur yang digenangi banjir, arus lalu lintas diberlakukan dua arah.
“Meskipun upaya tersebut tidak bisa normal, namun strategi tersebut diharapkan bisa membuat arus lalu lintas terus mengalir. Sehingga kepentingan masyarakat bisa lancar,” ujar Kapolda.
Setelah kembali dari peninjauan banjir di Pelalawan, Kapolda mengatakan akan menggelar rapat bersama Gubernur Riau.

“Dalam waktu dekat kami akan rapat langsung dengan Gubernur Riau. Guna mengantisipasi segala macam kemungkinan yang akan terjadi ditengah-tengah tingginya curah hujan pada saat sekarang ini,” sebut Kapolda.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















