DURI – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 4 Mandau berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Kamis, (10/07/2025).
Sebanyak 342 siswa baru kelas X mengikuti sesi yang menghadirkan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Bengkalis sebagai narasumber utama.
Ketua Komnas PA Kabupaten Bengkalis, Peni Wulandari, S.Psi., hadir langsung memberikan materi penting seputar isu Anti Perundungan (Stop Bullying) dan Kenakalan Remaja. Ia didampingi oleh Sekretaris Komnas PA Bengkalis, Trisna Susi.

Keduanya disambut hangat oleh pihak sekolah dan siswa yang terlihat aktif berpartisipasi dalam diskusi.
Dalam pemaparannya, Peni menekankan bahwa generasi saat ini tumbuh di era digital yang penuh kemudahan dalam mengakses informasi. Namun, hal tersebut juga menjadi tantangan tersendiri.
“Mereka harus mampu memilah informasi dan membuat skala prioritas. Teknologi bisa menjadi ladang kebaikan jika digunakan bijak, tapi juga bisa membawa dampak negatif jika disalahgunakan,” ujar Peni.
Peni juga menyoroti pentingnya membedakan antara bercanda dan tindakan bullying. Ia menegaskan bahwa edukasi soal batasan bercanda yang sehat perlu diulang dan ditanamkan sejak dini.
“Ada banyak cara membuat teman tertawa tanpa harus menyakiti atau mengintimidasi. Gurauan yang baik adalah yang menyenangkan semua pihak,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. MPLS kali ini bukan hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga wadah pendidikan karakter bagi siswa baru untuk membangun empati dan sikap saling menghargai sejak awal masa pendidikan di jenjang SMA.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















