DURI – RSF (Rimba Satwa Foundation) kembali menunjukkan kiprahnya dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi, khususnya gajah Sumatera Bersama PT Hutama Karya (Persero), RSF melaksanakan program Hutama Karya Peduli Lingkungan yang berfokus pada penguatan konservasi gajah dan penghijauan di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Pada Selasa (4/11/2025), RSF menggandeng Hutama Karya serta komunitas pecinta lingkungan untuk melakukan penanaman ribuan pohon di sepanjang lintasan tol, tepatnya di Kilometer 69, 72, dan 73.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya RSF membangun koridor hijau dan habitat aman bagi gajah liar yang kerap melintas di sekitar jalur tol.
Selain penanaman pohon, RSF juga menerima kunjungan Expert Program TJSL Hutama Karya, Dianita Saraswati, ke Camp RSF di Jalan Rangau Kilometer 6, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Dalam kesempatan itu, Hutama Karya menyerahkan bantuan untuk masyarakat sekitar, berupa 1.000 rumput odot, bibit durian premium, dan jeruk siam madu kepada kelompok tani di Dusun Bahorok, Desa Pinggir.
Direktur RSF, Zulhusni Syukri, menyampaikan apresiasi atas dukungan Hutama Karya yang konsisten mendukung konservasi sejak tahun 2021. Menurutnya, kerja sama ini telah membawa banyak dampak positif bagi keberlanjutan populasi gajah liar dan masyarakat sekitar kawasan Tol Permai.
“Sejak 2021, Hutama Karya telah banyak berkontribusi pada program konservasi gajah di ruas Tol Permai. Kami sangat berterima kasih dan berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin kuat di tahun-tahun mendatang,” ujar Zulhusni.

Dalam program konservasi bersama ini, RSF turut berperan aktif melakukan berbagai kegiatan teknis di lapangan, seperti pemasangan GPS Collar untuk pemantauan pergerakan gajah, pembangunan menara pantau di Kecamatan Pinggir, penggaraman mineral di area Balai Raja, serta pengkayaan pakan di jalur jelajah dan terowongan gajah.
Perhatian RSF terhadap keseimbangan ekosistem juga sejalan dengan upaya perusahaan pelat merah tersebut dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar proyek strategis nasional.
Komitmen ini mendapat apresiasi dari Kasi III BBKSDA Riau, Zumi Gusrul, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“RSF telah menjadi mitra penting dalam konservasi gajah di Riau. Program seperti ini semoga terus berlanjut dan membawa manfaat bagi satwa dan manusia,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan Hutama Karya, RSF terus berupaya memastikan keberadaan gajah Sumatera tetap lestari di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur. RSF menegaskan, keberlanjutan konservasi satwa hanya bisa tercapai jika seluruh pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat—bergerak bersama.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















