PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dengan menggelar Operasi Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah, Sabtu (8/03/2026).
Program ini rutin dilaksanakan, terutama menjelang hari besar keagamaan, guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan pasar murah tersebut biasanya dilaksanakan secara bergilir di sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru.
Melalui program ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga cabai dengan harga di bawah harga pasar.
Untuk periode 10 hingga 12 Maret 2026, kegiatan pasar murah juga dirangkaikan dengan program SERAMBI 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Riau.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas inflasi daerah sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Secara umum, pelaksanaan pasar murah di Pekanbaru digelar secara bergilir di 15 kecamatan. Beberapa lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan di antaranya
• Kecamatan Tuah Madani, dipusatkan di Lapangan Ligako, Jalan Taman Karya, Kelurahan Tuah Karya.
• Kecamatan Rumbai Barat, dilaksanakan di halaman Kantor Camat Rumbai Barat.
• Kecamatan Marpoyan Damai, digelar di Lapangan Perumahan Sidomulyo, Kelurahan Perhentian Marpoyan, serta di Kantor Lurah Maharatu.
Selain itu, kegiatan serupa juga kerap diadakan di sejumlah kecamatan lain seperti Limapuluh, Sail, Pekanbaru Kota, Sukajadi, Senapelan, Rumbai, dan Tenayan Raya.
Melalui program ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi atau lebih rendah dibandingkan harga di pasar umum. Beberapa komoditas yang biasanya tersedia antara lain beras SPHP, minyak goreng MinyakKita, gula pasir, telur ayam, serta cabai.
Tidak hanya mengandalkan operasi pasar sementara, masyarakat Pekanbaru juga memiliki sejumlah pasar tradisional yang dikenal menawarkan harga relatif terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu yang cukup populer adalah Pasar Bawah yang berada di Jalan Saleh Abbas, Kecamatan Senapelan. Pasar ini dikenal sebagai pusat oleh-oleh serta barang impor dengan harga yang relatif murah.
Selain itu terdapat Pasar Kodim di Jalan Teratai, kawasan Padang Bulan. Pasar ini beroperasi hampir selama 24 jam dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok hingga barang bekas layak pakai atau preloved.
Di kawasan Tenayan Raya, masyarakat juga kerap berbelanja di Pasar Tangor yang berlokasi di Bencah Lesung. Pasar ini biasanya sangat ramai pada hari Kamis dan Minggu karena banyak pedagang menjual bahan pangan dengan harga yang lebih murah.
Sementara itu, Pasar Murah Panen Raya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sumahilang, juga menjadi salah satu pilihan warga karena menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dengan harga bersahabat.
Bagi masyarakat yang ingin membeli buah dengan harga murah, Pasar Pagi Ahmad Yani yang berada di depan RS Santa Maria juga sering menjadi tujuan.
Pasar ini biasanya mulai beroperasi sejak pukul 04.00 hingga 09.00 WIB.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pasar murah dengan sebaik-baiknya. Biasanya kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga stok bahan pokok habis.
Selain itu, masyarakat disarankan membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja untuk mendukung pengurangan penggunaan plastik sekali pakai serta menjaga lingkungan.
Melalui program operasi pasar murah dan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momen penting seperti bulan Ramadhan dan Idul fitri.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















