RIAU – Sapi kurban Bantuan kemasyarakatan dari Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah Riau pada Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah (2026) diperkirakan memiliki bobot luar biasa besar, dengan Berat 1 ton.
Informasi terbaru menyebutkan, salah satu kandidat utama sapi kurban tersebut merupakan jenis Simental dengan berat sekitar 907 kilogram.
Saat ini, sapi tersebut berada dalam pengawasan tim Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru guna memastikan kesiapan sebagai hewan kurban Presiden.

Selain itu, terdapat pula sapi lain yang menjadi perhatian, yakni sapi bernama “Blacky” asal Indragiri Hilir.
Sapi ini dilaporkan memiliki bobot mencapai 1 ton dengan tinggi badan sekitar 220 sentimeter, menjadikannya salah satu kandidat terberat untuk bantuan kurban di wilayah Riau tahun ini.
Dari sisi kesehatan, seluruh sapi yang diusulkan telah melalui proses pemeriksaan ketat oleh tim dokter hewan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit serta memenuhi syarat kelayakan sebagai hewan kurban.
Tak hanya itu, pemerintah juga menegaskan bahwa sapi bantuan Presiden wajib berasal dari peternak lokal.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan manfaat langsung kepada para peternak di Riau.
Dengan bobot yang besar serta kualitas yang terjamin, sapi kurban bantuan Presiden ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Iduladha mendatang.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.













