DURI – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Kota Pekanbaru diperkirakan akan digelar di lebih dari 250 titik lokasi yang tersebar di berbagai kawasan kota. Lokasi tersebut meliputi lapangan terbuka, halaman masjid, hingga musala yang disiapkan untuk menampung ribuan jamaah, Rabu (11/03/202).
Sejumlah lokasi utama dan strategis telah dipersiapkan sebagai pusat pelaksanaan Shalat Id berjemaah yang biasanya dihadiri oleh masyarakat dalam jumlah besar, termasuk unsur pemerintah daerah.
Salah satu titik terbesar adalah halaman Masjid Raya An‑Nur yang berada di Jalan Hangtuah.

Lokasi ini setiap tahun menjadi pusat pelaksanaan Shalat Id yang dihadiri pejabat Pemerintah Provinsi Riau serta ribuan masyarakat.
Selain itu, halaman Kantor Gubernur Riau juga menjadi lokasi rutin penyelenggaraan Shalat Id berjemaah yang terbuka bagi masyarakat umum di pusat kota.
Di tingkat pemerintah kota, pelaksanaan Shalat Id juga dipusatkan di Masjid Agung Paripurna Al‑Firdaus yang menjadi salah satu masjid utama di Pekanbaru.
Sementara itu, masyarakat juga dapat melaksanakan Shalat Id di Masjid Raya Pekanbaru yang dikenal sebagai masjid tertua di Provinsi Riau dan berada di kawasan Jalan Masjid Raya, Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan.
Di sisi lain, organisasi keagamaan Muhammadiyah melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pekanbaru juga menyiapkan sekitar 10 hingga 15 titik pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain halaman Universitas Muhammadiyah Riau di Jalan Tuanku Tambusai, lapangan Masjid Al-Fida di Jalan Ahmad Dahlan, lapangan SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru, serta halaman Masjid Taqwa yang berada di kawasan Pasar Pusat.
Selain titik-titik utama tersebut, pelaksanaan Shalat Id juga tersebar di berbagai kecamatan di Pekanbaru. Pemerintah bersama Kantor Urusan Agama (KUA) serta kepolisian sektor setempat melakukan pendataan lokasi masjid dan lapangan yang digunakan masyarakat, termasuk di wilayah Rumbai Barat dan kecamatan lainnya.
Tidak hanya itu, terdapat pula ratusan masjid yang disiagakan sebagai “Masjid Ramah Pemudik” di Provinsi Riau yang turut menyelenggarakan Shalat Id untuk melayani para pemudik yang melintas atau singgah selama libur Lebaran.
Kementerian Agama biasanya akan merilis secara resmi daftar lengkap lokasi Shalat Id, termasuk nama khatib dan imam, sekitar satu pekan sebelum 1 Syawal melalui pengumuman resmi dari Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Dengan banyaknya titik pelaksanaan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memilih lokasi Shalat Id yang terdekat dengan tempat tinggalnya sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan tertib dan khusyuk.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.
















