DURI – Atlet teqball asal Riau, Sumaya, mendapat sambutan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) Riau setelah membawa pulang medali perak dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Sumaya tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (26/9/2026). Penyambutan dipimpin Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, Yurnalis, bersama jajaran pengurus POTSI Riau.
Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi Sumaya di pentas internasional. Ia meraih medali perak nomor tunggal putri setelah menghadapi atlet Myanmar, Wai Khin Hnin, pada final di Nagoya City Higashi Sports Center, Minggu (20/9/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Sumaya menang pada set pertama dengan skor 12-10. Namun, wakil Myanmar mampu bangkit dan merebut dua set berikutnya dengan skor 8-12 dan 9-12.

Medali perak tersebut juga menjadi medali pertama Indonesia dari cabang olahraga teqball dalam debutnya di Asian Games 2026.
Setelah penyambutan di bandara, rangkaian apresiasi terhadap Sumaya dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau.
Sumaya mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, medali tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang serta perjuangan yang tidak mudah.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan medali perak. Di balik hasil ini tentunya ada banyak perjuangan yang tidak mudah dan harus dilewati,” ujar Sumaya.
Meski telah mengamankan medali perak, Sumaya tidak ingin cepat puas. Ia bertekad meningkatkan kemampuan agar dapat meraih prestasi lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
“Ke depan saya ingin terus meningkatkan kemampuan dan mudah-mudahan bisa meraih medali emas, baik di event nasional maupun internasional,” katanya.
Perjalanan Sumaya menuju podium Asian Games juga terbilang menarik. Atlet asal Riau tersebut baru sekitar dua tahun menekuni teqball setelah sebelumnya berkecimpung di cabang sepak takraw.
Kepala Dispora Riau, Yurnalis, menyampaikan apresiasi atas perjuangan Sumaya. Ia menyebut prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Riau dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Sumaya. Ini tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Riau,” ungkap Yurnalis.
Menurut Yurnalis, keberhasilan Sumaya diharapkan ikut mendorong perkembangan olahraga teqball di Riau. Pembinaan dan regenerasi atlet juga dinilai perlu terus dilakukan agar semakin banyak atlet Riau yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga teqball semakin berkembang di Riau sehingga nantinya muncul regenerasi dan atlet-atlet baru yang mampu mengukir prestasi,” ujarnya.
Ketua Umum POTSI Riau sekaligus perwakilan KONI Riau, Mohammad Aminullah, turut mengapresiasi perjuangan Sumaya selama mengikuti Asian Games 2026.
Rangkaian penyambutan kemudian ditutup dengan jamuan makan malam bersama Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin serta Penasihat POTSI Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution.
Prestasi Sumaya sekaligus menambah catatan atlet asal Riau yang mampu membawa nama daerah dan Indonesia ke panggung olahraga internasional.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.











