DURI – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 (1447 Hijriah) untuk Provinsi Riau segera dimulai. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, para jemaah haji akan mulai masuk ke asrama haji pada 21 April 2026. Selanjutnya, keberangkatan kloter pertama gelombang I dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026.
Tahun ini, Provinsi Riau mendapatkan kuota sebanyak 4.682 jemaah. Seluruh jemaah tersebut akan diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Batam (BTH), yang selama ini menjadi titik keberangkatan utama jemaah haji asal Riau.
Keberangkatan gelombang I dijadwalkan berlangsung mulai 22 April hingga 6 Mei 2026, dengan tujuan Madinah. Pada fase ini, para jemaah akan lebih dulu menjalani rangkaian ibadah di Kota Nabi sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Setelah itu, keberangkatan gelombang II akan dimulai pada 7 Mei 2026 dengan tujuan langsung ke Jeddah atau Ma

Puncak ibadah haji yang menjadi inti dari seluruh rangkaian, yakni wukuf di Arafah, diperkirakan berlangsung pada 25 hingga 26 Mei 2026. Momentum ini menjadi momen paling sakral yang sangat dinantikan seluruh jemaah haji dari berbagai penjuru dunia.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, proses pemulangan jemaah haji Riau ke Indonesia dijadwalkan mulai pada 1 Juni 2026. Pemulangan ini juga akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kloter masing-masing.
Meski jadwal umum telah dirilis, rincian lebih lanjut terkait pembagian kloter, nomor penerbangan, serta jam keberangkatan akan diumumkan secara bertahap oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau mendekati waktu pemberangkatan.
Pemerintah mengimbau seluruh calon jemaah untuk terus mengikuti informasi resmi serta mempersiapkan diri, baik dari segi kesehatan, mental, maupun kelengkapan administrasi, agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan khusyuk.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

















