DURI – Baju bekas yang masih layak pakai tidak harus berakhir di tempat sampah. Di Kota Pekanbaru, terdapat sejumlah yayasan dan komunitas sosial yang secara aktif menerima donasi pakaian untuk disalurkan kepada masyarakat prasejahtera, panti asuhan, panti jompo, hingga korban bencana alam.
Selain membantu sesama, mendonasikan pakaian juga menjadi langkah sederhana untuk mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat. Warga yang ingin berbagi dapat menyalurkan pakaian melalui lembaga resmi maupun komunitas sosial yang telah terpercaya dalam pengelolaan donasi.
Salah satu komunitas yang aktif menerima donasi pakaian adalah SEPARU (Sedekah Pakaian Pekanbaru).
Komunitas ini fokus mengumpulkan pakaian bekas layak pakai dari masyarakat untuk kemudian disalurkan melalui program lapak gratis Jumat Berkah, kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman, panti asuhan, hingga lembaga pemasyarakatan perempuan.

Gerai utama SEPARU berada di Jalan Muslimin, belakang Kampus UIR, Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya. Sementara titik transit donasi tersedia di Kantor MJD dan Gedung Dharma Wanita Jalan Diponegoro. Masyarakat juga dapat menghubungi admin melalui WhatsApp di nomor 0852-6573-4042 sebelum mengantarkan donasi.
Selain itu, LAZISMU Pekanbaru juga membuka program penerimaan pakaian layak pakai sepanjang tahun. Donasi tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana dan kelompok rentan.
Kantor LAZISMU Pekanbaru beralamat di Jalan Tuanku Tambusai No. 72 M, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui media sosial resmi LAZISMU Pekanbaru atau nomor telepon 0853-7418-5733.
Bagi warga yang ingin menyalurkan bantuan secara langsung, sejumlah panti asuhan di Pekanbaru juga menerima donasi pakaian.
Di antaranya adalah Yayasan Kasih Kemurahan AGAPE yang berlokasi di Jalan Flamboyan IV, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, kemudian Panti Asuhan Anugrah di wilayah Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, serta Yayasan Rumah Kasih Peduli Bangsa yang berada di Jalan Fajar, Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki.
Sebelum menyerahkan donasi, masyarakat diimbau untuk memastikan pakaian yang diberikan masih dalam kondisi baik, tidak robek, tidak bernoda, serta masih layak digunakan. Pakaian juga sebaiknya dicuci dan dikemas rapi berdasarkan kategori agar memudahkan proses penyortiran oleh relawan.
Selain itu, calon donatur disarankan menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu untuk memastikan kapasitas penyimpanan dan jadwal penerimaan donasi.
Dengan mendonasikan pakaian yang sudah tidak digunakan, masyarakat tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga ikut menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.














