ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN
    • E KORAN KABARDURI
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

by PUTRI ANDY
7 November 2025
in Opini
Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

0
SHARES
124
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

OPINI – Dalam kehidupan, kita sering melihat bagaimana seorang ayah memikul beban berat bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai penuntun moral dan teladan bagi keluarganya.

Namun, iman seorang ayah tidak selalu serupa, tidak selalu seteguh yang dibayangkan anak-anaknya. Ada ayah yang kuat menahan godaan dunia, namun ada pula yang goyah di tengah arus zaman.

BacaJuga

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

Di sinilah kebenaran hidup berbicara: iman seorang ayah belum tentu sama, dan tidak semua yang tampak gagah mampu bertahan dalam ujian.

Seperti belalang yang takkan pernah menjadi elang, manusia pun punya batas dan takdirnya sendiri. Belalang mungkin bisa melompat tinggi, tapi ia takkan pernah bisa menembus langit seperti elang yang terbang bebas di udara. Begitulah perumpamaan iman, bukan soal tinggi rendahnya posisi di mata dunia, tetapi tentang kemampuan bertahan di antara badai godaan, ujian, dan keserakahan.

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas
Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

Banyak yang ingin terlihat seperti elang: berwibawa, berkuasa, dan disegani. Namun tak sedikit yang sesungguhnya hanyalah belalang yang memoles diri agar tampak hebat di hadapan orang lain. Padahal, kilau emas muda tak selalu menandakan kemurnian, dan loyang yang tua belum tentu berarti bijak.

Kita hidup di zaman di mana nilai dan penampilan sering tertukar. Orang lebih mudah memuja yang bersinar, tanpa tahu apakah itu emas murni atau sekadar loyang yang mengilat karena lampu sorot. Padahal, iman dan kebijaksanaan tidak diukur dari tampilan, tapi dari ketulusan dan tindakan.

Seorang ayah sejati tak perlu berteriak untuk membuktikan kasihnya. Ia cukup hadir, cukup istiqamah dalam tanggung jawabnya, dan cukup jujur menanamkan nilai kebaikan bagi anak-anaknya. Tapi kenyataan hari ini sering berbeda: banyak ayah yang mengejar kehormatan dunia, tapi kehilangan arah dalam mendidik keluarga.

Ada yang sibuk menimbun harta, namun miskin kasih dan waktu. Ada yang membangun rumah megah, tapi lupa menegakkan tiang iman di dalamnya.

Ketika serangga takkan pernah jadi kura-kura, itu bukan bentuk hinaan, melainkan pengingat bahwa setiap makhluk punya takdir dan kelebihan masing-masing.

Namun banyak manusia justru memaksakan diri menjadi sesuatu yang bukan dirinya. Dalam upaya mengejar pengakuan, banyak yang lupa jati diri dan lupa batas kodratnya. Padahal, kebesaran seseorang justru lahir dari kejujuran menerima diri, bukan dari kepura-puraan.

ADVERTISEMENT

Kita bisa memoles diri dengan emas, mengenakan topeng kebaikan, dan berbicara seolah penuh iman. Tapi pada akhirnya, waktu akan menyingkap segalanya. Loyang tetaplah loyang, meski disepuh seindah apa pun. Begitu juga manusia: jika hatinya kosong dari iman, maka segala kemegahan dunia hanyalah fatamorgana yang perlahan pudar.

Sebagai anak, kita mungkin kecewa melihat ayah yang dulu dianggap pahlawan ternyata manusia biasa — bisa salah, bisa rapuh, bahkan bisa tersesat. Tapi di situlah pelajaran besar kehidupan: iman itu perjalanan, bukan pencapaian tetap. Ada masa naik, ada masa turun. Ada ayah yang belajar dari luka, ada pula yang tenggelam dalam nafsu dunia. Namun setiap kisah selalu menyisakan makna bagi siapa pun yang mau merenung.

Maka, iman seorang ayah memang belum tentu sama. Tapi dari sanalah kita belajar: jangan menilai hanya dari rupa, jangan mengukur hanya dari kilau. Karena dalam hidup, yang tampak tua bisa saja rapuh, dan yang terlihat muda bisa jadi lebih kokoh dalam iman.

Belalang tidak perlu iri pada elang, sebab keduanya punya peran dalam keseimbangan alam. Begitu juga manusia: tak semua harus terbang tinggi untuk berarti. Yang penting adalah tetap jujur pada diri, teguh pada keyakinan, dan berani menjaga kebaikan di tengah dunia yang gemerlap tapi semu.

Dan pada akhirnya, ketika segalanya kembali pada sunyi, yang tersisa bukan emas, bukan loyang, bukan kilau. Yang tersisa hanyalah iman—sekuat apa pun atau selemah apa pun, ia adalah cermin sejati dari siapa kita sebenarnya.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #ayah#emas#iman#loyang

BeritaTerkait

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

by PUTRI ANDY
14 Maret 2026
0

DURI - Riau kembali dihadapkan pada ironi yang sulit diterima akal sehat. Seorang pejabat yang sebelumnya dipercaya menjadi Gubernur Riau,...

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

DURI - Pernyataan seorang oknum humas yang menyebut media “terlalu maju” dalam sebuah percakapan di grup WhatsApp di Kecamatan Mandau,...

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

by PUTRI ANDY
18 Januari 2026
0

RIAU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan mulia dan strategis. Tujuannya jelas: memperbaiki kualitas gizi anak-anak dan menyiapkan...

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam .FOTO : Hafizh Muthalib Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HmI Cabang Padang

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam

by PUTRI ANDY
2 Januari 2026
0

RIAU - Ada saatnya bencana berhenti menjadi peristiwa alam, lalu berubah menjadi indikator politik. Sumatera belakangan ini menampakkan itu secara...

Demi Cari Makan, Tanpa Rasa Malu Menjarah Foto dan Karya Orang Lain

by Ramdhan Kurnia Putra
1 Januari 2026
0

OPINI - Mencari makan adalah naluri dasar manusia. Namun ketika naluri itu berubah menjadi pembenaran untuk merampas hak orang lain,...

Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat. SUMBER FOTO : Internet

Kami Tidak Mencuri, Kami Membeli,Ketika Mafia Bio Solar Membenarkan Perampasan Hak Rakyat

by PUTRI ANDY
2 Desember 2025
0

OPINI - Kami Tidak Mencuri, kami membeli. Kami hanya mencari makan.Kalimat ini kerap menjadi pembelaan para pemain mafia Bio Solar...

Next Post
Dua Pelaku Penambangan Emas ilegal Ditangkap Polda Riau

Dua Pelaku Penambangan Emas ilegal Ditangkap Polda Riau

Kebakaran Hebat di Bathin Solapan, Tiga Ruma Dilalap Api

Busana Tradisional Melayu: Warisan Adat yang Menjaga Martabat dan Jati Diri

Busana Tradisional Melayu: Warisan Adat yang Menjaga Martabat dan Jati Diri

Hari Pahlawan, Gubernur Riau SF Hariyanto Serukan Semangat Juang untuk Pembangunan Riau

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala

Polres Kampar Sikat Judi Sabung Ayam, Kapolres: 'Tidak Ada Ruang untuk Perjudian!

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

Gerak Cepat Sat Resnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu di Desa Petani dan KUD

2 bulan yang lalu

Seorang Oknum DPR RI Asik Nonton Bokep Saat Rapat

4 tahun yang lalu

Pengembangan Kasus, Polsek Pinggir Bekuk Pelaku Narkoba di Duri

by Ramdhan Kurnia Putra
1 April 2026
0

DURI - Upaya pengungkapan kasus narkotika oleh jajaran Polsek Pinggir kembali membuahkan hasil. Seorang pemuda berinisial MJI (23), warga Duri...

Selengkapnya

Penginapan di Balai Raja Digerebek, Polisi Ringkus Pria 39 Tahun dengan Sabu

by Ramdhan Kurnia Putra
1 April 2026
0

DURI - Upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial Agt (39), warga Kelurahan...

Selengkapnya

Besak Borak Bakar Polemik! Istilah ‘Media Sampah’ Dinormalisasi, DPRD Bengkalis Disorot

by PUTRI ANDY
1 April 2026
0

Selengkapnya

AKP Shandra Amalia : Ini Kronologis Laka lantas Wakil II DPRD Hendrik di Api Api

AKP Shandra Amalia : Ini Kronologis Laka lantas Wakil II DPRD Hendrik di Api Api
by PUTRI ANDY
1 April 2026
0

DURI - Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, memberikan penjelasan resmi terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Wakil Ketua...

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN SIBER
  • Privacy Policy
  • Desclaimer
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN
  • E-KORAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist