ADVERTISEMENT
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
NEWSLETTER
KabarDuri
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
  • Home
  • Riau
  • Nasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KabarDuri
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

by PUTRI ANDY
7 November 2025
in Opini
Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

0
SHARES
145
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook
ADVERTISEMENT

OPINI – Dalam kehidupan, kita sering melihat bagaimana seorang ayah memikul beban berat bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai penuntun moral dan teladan bagi keluarganya.

Namun, iman seorang ayah tidak selalu serupa, tidak selalu seteguh yang dibayangkan anak-anaknya. Ada ayah yang kuat menahan godaan dunia, namun ada pula yang goyah di tengah arus zaman.

BacaJuga

Dugaan Pembangkangan Kepala UPT Damkar Mandau Febri Jadi Preseden Buruk Disiplin ASN

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

Di sinilah kebenaran hidup berbicara: iman seorang ayah belum tentu sama, dan tidak semua yang tampak gagah mampu bertahan dalam ujian.

Seperti belalang yang takkan pernah menjadi elang, manusia pun punya batas dan takdirnya sendiri. Belalang mungkin bisa melompat tinggi, tapi ia takkan pernah bisa menembus langit seperti elang yang terbang bebas di udara. Begitulah perumpamaan iman, bukan soal tinggi rendahnya posisi di mata dunia, tetapi tentang kemampuan bertahan di antara badai godaan, ujian, dan keserakahan.

Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas
Ketika Iman Seorang Ayah Diuji, Belalang Takkan Pernah Jadi Elang, Loyang Takkan Menjadi Emas

Banyak yang ingin terlihat seperti elang: berwibawa, berkuasa, dan disegani. Namun tak sedikit yang sesungguhnya hanyalah belalang yang memoles diri agar tampak hebat di hadapan orang lain. Padahal, kilau emas muda tak selalu menandakan kemurnian, dan loyang yang tua belum tentu berarti bijak.

Kita hidup di zaman di mana nilai dan penampilan sering tertukar. Orang lebih mudah memuja yang bersinar, tanpa tahu apakah itu emas murni atau sekadar loyang yang mengilat karena lampu sorot. Padahal, iman dan kebijaksanaan tidak diukur dari tampilan, tapi dari ketulusan dan tindakan.

Seorang ayah sejati tak perlu berteriak untuk membuktikan kasihnya. Ia cukup hadir, cukup istiqamah dalam tanggung jawabnya, dan cukup jujur menanamkan nilai kebaikan bagi anak-anaknya. Tapi kenyataan hari ini sering berbeda: banyak ayah yang mengejar kehormatan dunia, tapi kehilangan arah dalam mendidik keluarga.

Ada yang sibuk menimbun harta, namun miskin kasih dan waktu. Ada yang membangun rumah megah, tapi lupa menegakkan tiang iman di dalamnya.

Ketika serangga takkan pernah jadi kura-kura, itu bukan bentuk hinaan, melainkan pengingat bahwa setiap makhluk punya takdir dan kelebihan masing-masing.

Namun banyak manusia justru memaksakan diri menjadi sesuatu yang bukan dirinya. Dalam upaya mengejar pengakuan, banyak yang lupa jati diri dan lupa batas kodratnya. Padahal, kebesaran seseorang justru lahir dari kejujuran menerima diri, bukan dari kepura-puraan.

Kita bisa memoles diri dengan emas, mengenakan topeng kebaikan, dan berbicara seolah penuh iman. Tapi pada akhirnya, waktu akan menyingkap segalanya. Loyang tetaplah loyang, meski disepuh seindah apa pun. Begitu juga manusia: jika hatinya kosong dari iman, maka segala kemegahan dunia hanyalah fatamorgana yang perlahan pudar.

Sebagai anak, kita mungkin kecewa melihat ayah yang dulu dianggap pahlawan ternyata manusia biasa — bisa salah, bisa rapuh, bahkan bisa tersesat. Tapi di situlah pelajaran besar kehidupan: iman itu perjalanan, bukan pencapaian tetap. Ada masa naik, ada masa turun. Ada ayah yang belajar dari luka, ada pula yang tenggelam dalam nafsu dunia. Namun setiap kisah selalu menyisakan makna bagi siapa pun yang mau merenung.

Maka, iman seorang ayah memang belum tentu sama. Tapi dari sanalah kita belajar: jangan menilai hanya dari rupa, jangan mengukur hanya dari kilau. Karena dalam hidup, yang tampak tua bisa saja rapuh, dan yang terlihat muda bisa jadi lebih kokoh dalam iman.

ADVERTISEMENT

Belalang tidak perlu iri pada elang, sebab keduanya punya peran dalam keseimbangan alam. Begitu juga manusia: tak semua harus terbang tinggi untuk berarti. Yang penting adalah tetap jujur pada diri, teguh pada keyakinan, dan berani menjaga kebaikan di tengah dunia yang gemerlap tapi semu.

Dan pada akhirnya, ketika segalanya kembali pada sunyi, yang tersisa bukan emas, bukan loyang, bukan kilau. Yang tersisa hanyalah iman—sekuat apa pun atau selemah apa pun, ia adalah cermin sejati dari siapa kita sebenarnya.

Dilarang mengambil dan menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin Redaksi.

Tags: #ayah#emas#iman#loyang

BeritaTerkait

Dugaan Pembangkangan Kepala UPT Damkar Mandau Febri Jadi Preseden Buruk Disiplin ASN

by Ramdhan Kurnia Putra
14 Mei 2026
0

DURI - Peristiwa keluarnya dua unit mobil pemadam kebakaran dari barak untuk kegiatan penyemprotan air dalam acara kelulusan sekolah di...

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

Rompi Oranye, Kompang Bergema: Beginikah Cara Kita Memuliakan Koruptor ?

by PUTRI ANDY
14 Maret 2026
0

DURI - Riau kembali dihadapkan pada ironi yang sulit diterima akal sehat. Seorang pejabat yang sebelumnya dipercaya menjadi Gubernur Riau,...

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media : Foto ; Ilustrasi AI

Humas Harus Paham Perannya, Jangan Sok Mengatur Media

by PUTRI ANDY
8 Maret 2026
0

DURI - Pernyataan seorang oknum humas yang menyebut media “terlalu maju” dalam sebuah percakapan di grup WhatsApp di Kecamatan Mandau,...

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

DPRD Seharusnya Mengawasi, Bukan Mengelola Program MBG

by PUTRI ANDY
18 Januari 2026
0

RIAU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah kebijakan mulia dan strategis. Tujuannya jelas: memperbaiki kualitas gizi anak-anak dan menyiapkan...

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam .FOTO : Hafizh Muthalib Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HmI Cabang Padang

Sumatera Terendam, Akal Sehat Tata Ruang Ikut Tenggelam

by PUTRI ANDY
2 Januari 2026
0

RIAU - Ada saatnya bencana berhenti menjadi peristiwa alam, lalu berubah menjadi indikator politik. Sumatera belakangan ini menampakkan itu secara...

Demi Cari Makan, Tanpa Rasa Malu Menjarah Foto dan Karya Orang Lain

by Ramdhan Kurnia Putra
1 Januari 2026
0

OPINI - Mencari makan adalah naluri dasar manusia. Namun ketika naluri itu berubah menjadi pembenaran untuk merampas hak orang lain,...

Next Post
Dua Pelaku Penambangan Emas ilegal Ditangkap Polda Riau

Dua Pelaku Penambangan Emas ilegal Ditangkap Polda Riau

Kebakaran Hebat di Bathin Solapan, Tiga Ruma Dilalap Api

Busana Tradisional Melayu: Warisan Adat yang Menjaga Martabat dan Jati Diri

Busana Tradisional Melayu: Warisan Adat yang Menjaga Martabat dan Jati Diri

Hari Pahlawan, Gubernur Riau SF Hariyanto Serukan Semangat Juang untuk Pembangunan Riau

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala

Polres Kampar Sikat Judi Sabung Ayam, Kapolres: 'Tidak Ada Ruang untuk Perjudian!

Tinggalkan Komentar

Baca Juga

UMK Bengkalis 2026 Ditetapkan Rp4,15 Juta, Tertinggi Kedua di Provinsi Riau

UMK Bengkalis 2026 Ditetapkan Rp 4,15 Juta, Tertinggi Kedua di Provinsi Riau

7 bulan yang lalu

Tragedi Maut Sungai Segati, NWR Tak Memanusiakan Pekerjanya

2 tahun yang lalu

Kasus ISPA Riau Meningkat, Pekanbaru 7.434 Kasus dan Bengkalis 2.964

Kasus ISPA Riau Meningkat, Pekanbaru 7.434 Kasus dan Bengkalis 2.964. Foto : Istimewa
by PUTRI ANDY
8 Oktober 2026
0

DURI  – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Provinsi Riau Meningkat Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau...

Selengkapnya

Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Perkebunan PT Adei Pinggir

Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Perkebunan PT Adei Pinggir
by PUTRI ANDY
8 Oktober 2026
0

DURI - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tergeletak di areal perkebunan PT Adei KM 4, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir,...

Selengkapnya

PSDKP Batam Gagalkan Dugaan Penyelundupan 16 Orang ke Malaysia, Speedboat Tanpa Nama Diamankan

PSDKP Batam Gagalkan Dugaan Penyelundupan 16 Orang ke Malaysia, Speedboat Tanpa Nama Diamankan
by PUTRI ANDY
8 Oktober 2026
0

DURI – Petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam mengamankan satu unit speedboat High Speed Craft (HSC) tanpa...

Selengkapnya

Kondisi Udara Duri Tidak Sehat, AQI 168 dan PM2.5 Capai 80,1 µg/m³

by PUTRI ANDY
8 Oktober 2026
0

DURI - Kondisi udara di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, masih berada dalam kategori tidak sehat pada Kamis (8/10/2026) pagi....

Selengkapnya
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Privacy Policy
  • PEDOMAN SIBER
  • E – Koran
  • Desclaimer

© 2021 KabarDuri

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • RIAU
  • NASIONAL
  • GAYA HIDUP
  • HIBURAN

© 2021 KabarDuri

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist